BENARKAH ??? Seleksi Calon Paskibra Kabupaten Lebak Tahun 2024 Diduga Asal Comot dan Eksentif KKN

Avatar photo

- Penulis

Senin, 15 Juli 2024 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TERASMEDIA.CO LEBAK – Rekrutmen Calon Pasukan Pengibar Bendera ( Paskibra ) Kabupaten Lebak Tahun 2024 diduga sarat dengan manipulasi dan asal Comot dan penuh Eksentif dalam melakukan Rekrutmennya. Hal tersebut di ungkapkan oleh Salah satu mantan tim seleksi dan pembimbing Purna Paskibra Indonesia (PPI) Lebak, yang namanya sementara minta dirahasiakan. menuruya. Dalam rekrutmen Calon Paskibra tersebut, pihak Panitia ( Kesbangpol ) diduga melakukan kecurangan dalam memangil calon Paskibra, karena tidak sesuai dengan hasil seleksi yang di lakukan oleh tim Juri. Hal itu di katakannya saat di temuai awak media di kawasan Rangkasbitung pada 14/7/2024

“Saya sangat kecewa dengan kinerja Panitia Rekrutmen Calon Paskibra Kabupten Lebak, karena saya mendapat kan informasi bahwa dalam pemanggilan calon Paskibra tidak sesuai dengan hasil seleksi kelayakan yang di lakukan oleh tim juri, dan saya juga medaptkan bukti hasil seleksinya, yang tidak sesuai dengan pemanggilan,”Ujarnya

Lebih lanjut dirinya mengatakan.” Informasi yang saya terima dari orang yang dapat dipercaya lengkap dengan hasil penjurian, serta pengumuman yang di lakukan oleh Panitia, itu banyak kejanggalan, seperti adan nama yang tidak masuk dalan catatan hasil uji kelayakan tim juri di panggil, tapi sementara Nama yang tercatan dan masuk dalam uji kelayakan oleh tim juri malah di coret,” inikan tentu menuai pertanyaan besar dan tebtu itu mencedrai sistem rekrutmen, sehingga untuk apa diadakan penjurian untuk menyeleksi para calon paskibara, kalau pelaksanaannya seperti itu.” Kalu gitukan namanya asal Comot dan diduga Eksentif KKN,”Tandesnya

Sampai berita ini di terbitkan, Awak Media masih berusaha mengonfirmasi pihak panitia untuk meminta klarifikasi persoalan tersebut.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Poldasu Gelar Rakor Penanganan Antrean SPBU, Para Pihak Sepakati Percepatan Normalisasi Distribusi
Diduga Belum Bayar Pekerjaan Cut and Fill Rp662 Juta, Kades Panyirapan Dilaporkan Pengusaha
Bank Banten Salurkan Bantuan bagi Pihak Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang
Tak Puas Penjelasan BBWSC3, SEMARAK Ancam Laporkan Dugaan Masalah P3-TGAI ke Kementerian
Duduk Bersama Menentukan Arah Desa, Kampung Melayu Barat Gelar Musdes RKPDes 2027
Ketua DPRD Kota Serang Apresiasi Permainan Kolektif Spanyol Usai Singkirkan Prancis
Kapolda Banten Gaungkan Semangat pada Peringatan Hari Pajak Nasional 2026
Wabup Intan Hadiri Festival Berbagi Bahagia Bersama 200 Anak Yatim di Kecamatan Curug
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:45 WIB

Poldasu Gelar Rakor Penanganan Antrean SPBU, Para Pihak Sepakati Percepatan Normalisasi Distribusi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:42 WIB

Diduga Belum Bayar Pekerjaan Cut and Fill Rp662 Juta, Kades Panyirapan Dilaporkan Pengusaha

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:15 WIB

Tak Puas Penjelasan BBWSC3, SEMARAK Ancam Laporkan Dugaan Masalah P3-TGAI ke Kementerian

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:14 WIB

Duduk Bersama Menentukan Arah Desa, Kampung Melayu Barat Gelar Musdes RKPDes 2027

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:52 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Apresiasi Permainan Kolektif Spanyol Usai Singkirkan Prancis

Berita Terbaru