Kepala ATR/BPN Lebak Bungkam Soal Maraknya Pungutan Pembuatan PTSL Melebihi Ketentuan SK 3 Mentri

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 31 Juli 2024 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan poto : poto ilustrasi Biaya pembuatan sertifikat tanah melalui Program PTSL yang marak di Kab Lebak melebihi SK 3 Menteri

i

Keterangan poto : poto ilustrasi Biaya pembuatan sertifikat tanah melalui Program PTSL yang marak di Kab Lebak melebihi SK 3 Menteri

Ikuti kami di Google News

 

TERASMEDIA.CO LEBAK – Terkait maraknya pungutan biaya pra pembuatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL ) yang biayanya melebihi aturan SK Tiga Menteri, yang hampir terjadi diseluruh wilayah di Kabupaten Lebak dari mulai tahun 2023 sampai 2024 nyaris tak ada ujungnya. Padahal sudah jelas sesuai Surat Keputusan ( SK ) Tiga Menteri untuk pra pembuatan PTSL untuk pulau jawa ditentukan sebesar Rp 150.000.00. Namun paktanya di Kabupaten Lebak masih banyak ditemukan kutipan biaya untuk pembuatan Sertifikat tersebut banyak yang mencapai Rp 300.000.00. Akibat dibiarkannya persoalan tersebut tidak sedikit masyarakat yang menjerit bahkan ada yang melakukan pengaduan ke pihak Kejari terkait persoalan tersebut, dari tahun 2023 sampai saat ini. Namun rupaya hal itu tidak berpengaruh, karena sampai saat ini masih saja terjadi seperti di Desa Cidadap Kecamatan Curugbitung, yang kutipan biayanya mencapai Rp 300.000.00. Hal tersebut di ungkapkan ( Joni/ Nama samaran ) saat mengeluhkan persoalan tersebut kepada awak media pada 29/7/2024

“iya kang saya saya dipintain uang sebesar Rp 300.000.00 oleh pak RT untuk pembuatan sertifikat Tanah Program PTSL, meskipun belum saya bayar semuanya, tapi ada saudara saya yang sudah lunas,” Ujarnya

Menyikapai persolan tersebut diduga ada pembiaran dari Badan Pertanahan Nasional ( BPN /ATR ) Kabupaten Lebak, sebagai pucuk regulasi program. karena saat di konfirmasi dari beberapa minggu lalau, baik secara langsung maupun lewat sambungan Whtasappnya, Aan Rosmana selaku Kepala ATR/BPN Lebak selalu bungkam dan hanya memberi alasan kalau sedang sibuk

” Waalaikum Salam Wr Wb Kang, nanti bisa kita diskusikan Kang.” Hari ini sampai rabu saya ada kegiatan di luar,”Ukapnya singkat dan takpernah membalas konfirmasi lagi sampai saat berita ini di tayangkan

Laporan : RK

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan
Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak
Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua
Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”
Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu
Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu

Berita Terbaru