Arief Sebut Kurikulum Merdeka Solusi Atasi Learning Loss

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 13 Desember 2022 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Arief Sebut Kurikulum Merdeka Solusi Atasi Learning Loss

Arief Sebut Kurikulum Merdeka Solusi Atasi Learning Loss I Teras Media

Terasmedia.co, KOTA TANGERANG – Sebagai salah satu upaya dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital terutama pasca pandemi covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Pendidikan melaunching secara daring E-Raport Kurikulum Merdeka Jenjang Sekolah Dasar (SD) sekaligus menggelar webinar dengan tema E-Raport Sebagai Bagian Dari Digitalisasi Pendidikan, Selasa (13/12/2022).

Wali Kota Tangerang, H. Arief R Wismansyah yang hadir sekaligus membuka secara daring webinar yang dihadiri oleh pengawas, kepala sekolah, guru dan orang tua murid jenjang SD di Kota Tangerang tersebut mengungkapkan bahwa kurikulum merdeka merupakan salah satu solusi untuk mengatasi learning loss yang disebabkan oleh pandemi covid-19.

Baca juga: Kompak Senam Bersama, Pegawai Pemkot Beserta Keluarga Meriahkan HUT DWP ke-23 Tahun

“Kurikulum merdeka  merupakan salah satu solusi untuk mengatasi learning loss yang disebabkan oleh pandemi covid-19.”

“Karena itu, dengan kurikulum merdeka ini diharapkan ketertinggalan mutu pendidikan ini dapat segera kita atasi.” ujar Wali Kota.

Arief menyampaikan bahwa dalam kurikulum tersebut, siswa diberi kebebasan dalam memilih apa yang diminatinya dalam pembelajaran.

“Setiap siswa akan dibimbing sesuai minat bakat dan kecerdasannya.”

“Sehingga dalam kurikulum merdeka ini dapat kita analogikan bahwa tidak ada ikan yang dipaksa untuk belajar terbang atau tidak ada burung yang dipaksa belajar untuk berenang.” ujar Arief.

Baca jugaBuka Regsosek, Wali kota Tangerang Minta Data Masyarakat Tersinkronisasi

Selanjutnya, sambung Arief, sebagai langkah akhir dalam proses pembelajaran adalah penilaian. Melalui e-raport kurikulum merdeka, orangtua dapat membaca dan memahami perkembangan putra putrinya sesuai dengan minat, bakat dan kecerdasannya.

“Tentunya e-raport bukan untuk mendiskriminasikan anak pintar dengan yang kurang pintar, tetapi untuk memaksimalkan potensi anak pada batas kemaksimalan minat, bakat dan kecerdasannya masing-masing,”

“Sehingga mereka dapat tumbuh dan terdidik secara optimal.” sambungnya.

Lebih lanjut, Arief juga menegaskan Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan di Kota Tangerang melalui berbagai programseperti program sekolah penggerak yang berjumlah 75 sekolah dari jenjang TK/SD/SMP dan juga sekolah penyelenggara kurikulum merdeka mandiri yang menembus angka 86%.

“Selain itu ada program sekolah adiwiyata, sekolah ramah anak, pendidikan inklusi, sekolah branding, sekolah sehat, sekolah literat dan berbagai program lainnya,”

“Ini semua tentu sebuah upaya yang diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolah-sekolah di Kota Tangerang.” tukas Arief. (4r).

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kelangkaan BBM Kembali Melanda Sumut, LBH Medan: Menteri ESDM dan Dirut Pertamina Harus Dicopot
Poldasu Gelar Rakor Penanganan Antrean SPBU, Para Pihak Sepakati Percepatan Normalisasi Distribusi
Diduga Belum Bayar Pekerjaan Cut and Fill Rp662 Juta, Kades Panyirapan Dilaporkan Pengusaha
Bank Banten Salurkan Bantuan bagi Pihak Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang
Tak Puas Penjelasan BBWSC3, SEMARAK Ancam Laporkan Dugaan Masalah P3-TGAI ke Kementerian
Duduk Bersama Menentukan Arah Desa, Kampung Melayu Barat Gelar Musdes RKPDes 2027
Ketua DPRD Kota Serang Apresiasi Permainan Kolektif Spanyol Usai Singkirkan Prancis
SMK/SMA PGRI Rangkasbitung Perkuat Pendidikan Vokasi, Siapkan Lulusan Berakhlak dan Siap Bersaing di Dunia Kerja
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kelangkaan BBM Kembali Melanda Sumut, LBH Medan: Menteri ESDM dan Dirut Pertamina Harus Dicopot

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:45 WIB

Poldasu Gelar Rakor Penanganan Antrean SPBU, Para Pihak Sepakati Percepatan Normalisasi Distribusi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:42 WIB

Diduga Belum Bayar Pekerjaan Cut and Fill Rp662 Juta, Kades Panyirapan Dilaporkan Pengusaha

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:54 WIB

Bank Banten Salurkan Bantuan bagi Pihak Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:15 WIB

Tak Puas Penjelasan BBWSC3, SEMARAK Ancam Laporkan Dugaan Masalah P3-TGAI ke Kementerian

Berita Terbaru