FWS Lebak Minta Disdik Bertindak atas Tuduhan Rp20 Juta terhadap Jurnalis

Teras Media

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto/Forum Wartawan Solid (Dok. Istimewa FWS).

i

Foto/Forum Wartawan Solid (Dok. Istimewa FWS).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co LEBAK – Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Hadi, berjanji akan memanggil pihak Yayasan Insan Karima menyusul dugaan pencemaran nama baik terhadap jurnalis yang viral di sejumlah media online.

Dugaan tersebut mencuat setelah Yayasan Insan Karima, yang bergerak di bidang pendidikan, dituding telah menuduh wartawan meminta imbalan atau ganti rugi sebesar Rp20 juta. Tuduhan itu menuai keberatan dari para jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Solid (FWS).

Menindaklanjuti hal tersebut, FWS yang dipimpin oleh Ketua umum Aji Rosyad, didampingi Sekretaris Jenderal serta sejumlah anggota, mendatangi ruang kerja Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak pada Kamis (15/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan FWS bertujuan untuk menyampaikan keberatan secara resmi atas sikap Yayasan Insan Karima yang dinilai telah memfitnah wartawan dengan tuduhan meminta imbalan. Aji Rosyad meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak mengambil sikap dan tindakan tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami berharap dinas terkait tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah tegas. Tuduhan tersebut telah mencederai profesi wartawan,” tegas Aji.

Ia menambahkan, apabila persoalan ini tidak segera ditangani sesuai regulasi, FWS Kabupaten Lebak tidak menutup kemungkinan akan menempuh jalur hukum.

“Masalah ini sudah menyentuh ranah Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Kami juga sudah berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH). Dalam waktu dekat, FWS akan melayangkan laporan dugaan (Lapdu) ke Polres Lebak,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Hadi, menyatakan pihaknya akan bersikap objektif dengan mendengarkan keterangan dari kedua belah pihak.

“Saya memahami keberatan rekan-rekan media. Namun, saya juga harus konsekuen menerima masukan dari semua pihak,” ujar Hadi.

Ia meminta agar awak media bersabar dan memberikan waktu kepada Dinas Pendidikan untuk memanggil Yayasan Insan Karima guna dimintai klarifikasi.

“Insya Allah minggu depan saya akan memanggil pihak yayasan dan berupaya mempertemukan kedua belah pihak untuk mencari solusi terbaik,” tutupnya

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Desakan Menguat, GAMMA Minta Kejari Lebak Transparan Tangani Dugaan Korupsi
Tindak Tegas Judi Sabung Ayam, Polda Banten Musnahkan Arena di Kota Serang
PKL Alun-Alun Kota Madiun Tolak Relokasi, SBMR Desak Kepastian Pemkot
Rapat Kreditor Hari Ini, Pekerja PT Dua Kuda Tuntut Perlindungan Hak
GAMMA Tantang BPJN Banten Hadiri Aksi Demonstrasi Jilid 3 di Kantor Kementerian PU
25 Prajurit Kodim 0510/Trs Naik Pangkat, Dandim Tekankan Dedikasi dan Loyalitas
Semangat Kebangsaan Berkobar di Lebak: Sosialisasi 4 Pilar oleh Ahmad Fauzi Menggugah Hati Warga Banjarsari
DPC PKB Apresiasi Jiwa Satria Bupati dan Wakilnya: Kembali Duduk Bersama Demi Rakyat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 21:54 WIB

Desakan Menguat, GAMMA Minta Kejari Lebak Transparan Tangani Dugaan Korupsi

Kamis, 2 April 2026 - 18:15 WIB

PKL Alun-Alun Kota Madiun Tolak Relokasi, SBMR Desak Kepastian Pemkot

Kamis, 2 April 2026 - 09:52 WIB

Rapat Kreditor Hari Ini, Pekerja PT Dua Kuda Tuntut Perlindungan Hak

Kamis, 2 April 2026 - 09:31 WIB

GAMMA Tantang BPJN Banten Hadiri Aksi Demonstrasi Jilid 3 di Kantor Kementerian PU

Kamis, 2 April 2026 - 09:21 WIB

25 Prajurit Kodim 0510/Trs Naik Pangkat, Dandim Tekankan Dedikasi dan Loyalitas

Berita Terbaru