Pelayanan Puskesmas Warunggunung Dinilai Buruk, Pasien Terlantar Tanpa Rujukan

Teras Media

- Penulis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red)

i

Foto (Red)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Pelayanan kesehatan di Puskesmas Warunggunung, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, menuai sorotan tajam. Seorang pasien berinisial (M), warga Kampung Kanaga, Desa Warunggunung, diduga menjadi korban buruknya sistem pelayanan dan kelalaian prosedur rujukan medis.

Peristiwa ini terjadi saat (M) dibawa keluarganya ke Puskesmas Warunggunung untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, alih-alih mendapatkan pelayanan dan rujukan resmi, pihak puskesmas justru menyuruh keluarga pasien langsung membawa (M) ke RS Misi Rangkasbitung, tanpa memberikan surat rujukan.

Ironisnya, petugas puskesmas diduga dengan tegas mengatakan bahwa pasien tidak perlu menggunakan surat rujukan. Namun kenyataan berbeda terjadi di lapangan. Setibanya di RS Misi Rangkasbitung, pihak rumah sakit justru menanyakan surat rujukan dari puskesmas, yang tentu saja tidak dimiliki oleh keluarga pasien. Akibatnya, pasien sempat mengalami kebingungan dan keterlambatan penanganan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat kecewa. Dari puskesmas disuruh langsung ke RS Misi, katanya tidak perlu surat rujukan. Tapi setelah sampai di rumah sakit, kami malah ditanya surat rujukan. Ini jelas pelayanan yang sangat buruk,” tutur (Y), anak dari pasien, kepada awak media, Sabtu (24/1/2026).

(Y) menilai kejadian ini menunjukkan ketidakprofesionalan dan lemahnya koordinasi antara fasilitas kesehatan tingkat pertama dengan rumah sakit rujukan. Ia menegaskan bahwa puskesmas seharusnya memahami dan menjalankan prosedur pelayanan kesehatan dengan benar, bukan malah melempar tanggung jawab ke rumah sakit.

“Kalau memang harus dirujuk, ya buatkan surat rujukan. Jangan asal menyuruh pasien pergi. Ini menyangkut nyawa orang,” tegas (Y), dengan nada kesal

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar terkait kualitas pelayanan publik di Puskesmas Warunggunung, khususnya dalam penanganan pasien yang membutuhkan rujukan lanjutan. Masyarakat berharap ada evaluasi serius dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Puskesmas Warunggunung belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan buruknya pelayanan tersebut. Sementara awak media masih berupaya untuk mengkonfirmasinya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Desakan Menguat, GAMMA Minta Kejari Lebak Transparan Tangani Dugaan Korupsi
Tindak Tegas Judi Sabung Ayam, Polda Banten Musnahkan Arena di Kota Serang
PKL Alun-Alun Kota Madiun Tolak Relokasi, SBMR Desak Kepastian Pemkot
Rapat Kreditor Hari Ini, Pekerja PT Dua Kuda Tuntut Perlindungan Hak
GAMMA Tantang BPJN Banten Hadiri Aksi Demonstrasi Jilid 3 di Kantor Kementerian PU
25 Prajurit Kodim 0510/Trs Naik Pangkat, Dandim Tekankan Dedikasi dan Loyalitas
Semangat Kebangsaan Berkobar di Lebak: Sosialisasi 4 Pilar oleh Ahmad Fauzi Menggugah Hati Warga Banjarsari
DPC PKB Apresiasi Jiwa Satria Bupati dan Wakilnya: Kembali Duduk Bersama Demi Rakyat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 21:54 WIB

Desakan Menguat, GAMMA Minta Kejari Lebak Transparan Tangani Dugaan Korupsi

Kamis, 2 April 2026 - 18:15 WIB

PKL Alun-Alun Kota Madiun Tolak Relokasi, SBMR Desak Kepastian Pemkot

Kamis, 2 April 2026 - 09:52 WIB

Rapat Kreditor Hari Ini, Pekerja PT Dua Kuda Tuntut Perlindungan Hak

Kamis, 2 April 2026 - 09:31 WIB

GAMMA Tantang BPJN Banten Hadiri Aksi Demonstrasi Jilid 3 di Kantor Kementerian PU

Kamis, 2 April 2026 - 09:21 WIB

25 Prajurit Kodim 0510/Trs Naik Pangkat, Dandim Tekankan Dedikasi dan Loyalitas

Berita Terbaru