Kawasan Industri dan Wisata Dongkrak Ekonomi Jawa Tengah

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Semarang – Sejumlah anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah di sektor industri dan pariwisata.

Hal itu disampaikan saat Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR, di kompleks Kantor Gubernur Jateng, Jumat (20/2/2026).

Wakil Ketua Komisi VII DPR, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menilai, Provinsi Jawa Tengah memiliki peran strategis sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Bahkan, memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendukung transformasi ekonomi nasional.

“Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi besar di sektor industri, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Keberadaan Kawasan Industri Terpadu Batang dan Kawasan Industri Kendal, menjadikan Jawa Tengah sebagai simpul penting pengembangan industri baru di Pulau Jawa,” katanya.

Setali tiga uang, Wakil Ketua Komisi VII DPR, Evita Nursanty turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi pariwisata terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 2022–2025 yang terus meningkat.

Pada 2025, tercatat sektor pariwisata Jawa Tengah menyumbang 3,74% PDRB, dengan peningkatan daerah tujuan wisata sebesar kurang lebih 32% sejak 2022.

“Luar biasa loh Jawa Tengah ini meningkat, tentu ini tidak lepas dari dampak positif rute penerbangan langsung dari Singapura, Kuala Lumpur ke Semarang,” kata legislator dapil Jawa Tengah III ini.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan terima kasih, atas perhatian dan dukungan Komisi VII DPR RI.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kunjungan kerja reses Komisi VII DPR ke Provinsi Jawa Tengah. Kehadiran Bapak/ Ibu menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami, untuk terus memperkuat sinergi antara pusat dengan daerah,” kata Luthfi.

Ia mengatakan, pembangunan Jawa Tengah tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tapi juga perlu disokong dengan sektor-sektor yang lain.

Di sektor pariwisata, kata Luthfi, Pemprov Jateng mengembangkan program lebih dari 1.000 desa wisata, serta memperkuat destinasi unggulan seperti Borobudur dan Rawa Pening.

“Kami optimistis dengan dukungan infrastruktur dan konektivitas yang semakin baik, sektor pariwisata akan terus berkembang dan menjadi pengungkit ekonomi daerah,” pungkasnya

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Bukan Hanya Bantuan, Perhatian Gubernur Andra Soni Jadi Sejuk Penenun Harapan Warga Kanaga
Jejak Nata Sutisna: Dari Purwakarta, Tunisia hingga Amerika untuk Belajar Membangun Perdamaian
Anggota Komisi II DPRD Lebak H. Karim Tinjau Pustu Keboncau, Desak Dinkes Segera Fungsikan
Terduga Pelaku Pencurian Lima Motor Diamankan Tim Elang Polsek Sorong Barat
Peresmian Hidroponik dan Budidaya Ikan Air Tawar Lapas Kelas I Medan
 Kajari Mahfuddin Cakra: Media Terpercaya Sahabat Penting Tegakkan Hukum dsn Kedamaian Bersama Rakyat
Dini Hari yang Mencekam di Kalijati: Siswi di Subang Terbangun, Pria Misterius Diduga Sudah Berada di Sisi Tempat Tidurnya
Tanah Bertuan Tanah Adat Desa Nifasi Bukan Milik Negara
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Bukan Hanya Bantuan, Perhatian Gubernur Andra Soni Jadi Sejuk Penenun Harapan Warga Kanaga

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Jejak Nata Sutisna: Dari Purwakarta, Tunisia hingga Amerika untuk Belajar Membangun Perdamaian

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Anggota Komisi II DPRD Lebak H. Karim Tinjau Pustu Keboncau, Desak Dinkes Segera Fungsikan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Terduga Pelaku Pencurian Lima Motor Diamankan Tim Elang Polsek Sorong Barat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Peresmian Hidroponik dan Budidaya Ikan Air Tawar Lapas Kelas I Medan

Berita Terbaru