Hari Perempuan Internasional, Mahasiswa Soroti Kasus Kekerasan Seksual di Lebak

Avatar photo

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 00:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh setiap 8 Maret, Ketua DPP Koordinator Kumpulan Mahasiswa Kabupaten Lebak (Kumala), Ayu Lestari, menegaskan bahwa momentum ini seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat atas perjuangan panjang perempuan dalam meraih kesetaraan, keadilan, serta perlindungan atas hak-haknya.

Menurut Ayu, hingga saat ini masih banyak perempuan yang menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan, termasuk kekerasan dan pelecehan seksual. Kondisi tersebut juga masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Lebak, di mana sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan kerap terjadi di berbagai ruang, baik di lingkungan keluarga, pendidikan, tempat kerja, maupun ruang publik.

“Peringatan Hari Perempuan Internasional harus menjadi refleksi bersama bahwa masih banyak perempuan yang hidup dalam ketakutan akibat ancaman kekerasan dan pelecehan seksual. Banyak korban memilih untuk diam karena rasa takut, malu, atau bahkan ketidakpercayaan terhadap proses penanganan hukum,” ujar Ayu saat dihubungi, Minggu (8/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah serta instansi terkait yang memiliki mandat dalam perlindungan perempuan dan anak. Menurutnya, upaya pencegahan, edukasi, hingga penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan di Kabupaten Lebak masih perlu ditingkatkan agar mampu memberikan rasa aman dan perlindungan yang nyata bagi para korban.

“Di saat korban membutuhkan perlindungan dan pendampingan, negara dan pemerintah daerah harus hadir secara nyata. Perlindungan terhadap perempuan tidak boleh berhenti pada slogan atau seremonial semata,” tegas perempuan muda yang kerap menyuarakan isu-isu di kabupaten Lebak itu.

Ayu menambahkan, momentum Hari Perempuan Internasional seharusnya menjadi titik evaluasi bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat sipil, hingga generasi muda untuk bersama-sama memperkuat sistem perlindungan terhadap perempuan.

Menurutnya, perlindungan terhadap perempuan harus diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak kepada korban, penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku, serta sistem pendampingan yang memastikan korban mendapatkan keadilan dan pemulihan.

“Perempuan memiliki hak untuk hidup aman, dihormati, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Kabupaten Lebak harus menjadi ruang yang aman bagi perempuan, bukan tempat di mana korban dipaksa bungkam sementara pelaku bebas tanpa pertanggungjawaban,” jelasnya.

Ia pun menegaskan bahwa perjuangan untuk melindungi perempuan belum selesai. Selama masih ada perempuan yang menjadi korban kekerasan dan pelecehan, maka suara perlawanan dan tuntutan keadilan harus terus disuarakan.

“Hari Perempuan Internasional adalah pengingat bahwa perjuangan ini belum selesai. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan perempuan mendapatkan perlindungan, keadilan, dan ruang hidup yang aman,” tutup Ayu

Penulis : Dv

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Desakan Menguat, GAMMA Minta Kejari Lebak Transparan Tangani Dugaan Korupsi
Tindak Tegas Judi Sabung Ayam, Polda Banten Musnahkan Arena di Kota Serang
PKL Alun-Alun Kota Madiun Tolak Relokasi, SBMR Desak Kepastian Pemkot
Rapat Kreditor Hari Ini, Pekerja PT Dua Kuda Tuntut Perlindungan Hak
GAMMA Tantang BPJN Banten Hadiri Aksi Demonstrasi Jilid 3 di Kantor Kementerian PU
25 Prajurit Kodim 0510/Trs Naik Pangkat, Dandim Tekankan Dedikasi dan Loyalitas
Semangat Kebangsaan Berkobar di Lebak: Sosialisasi 4 Pilar oleh Ahmad Fauzi Menggugah Hati Warga Banjarsari
DPC PKB Apresiasi Jiwa Satria Bupati dan Wakilnya: Kembali Duduk Bersama Demi Rakyat
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 21:54 WIB

Desakan Menguat, GAMMA Minta Kejari Lebak Transparan Tangani Dugaan Korupsi

Kamis, 2 April 2026 - 18:15 WIB

PKL Alun-Alun Kota Madiun Tolak Relokasi, SBMR Desak Kepastian Pemkot

Kamis, 2 April 2026 - 09:52 WIB

Rapat Kreditor Hari Ini, Pekerja PT Dua Kuda Tuntut Perlindungan Hak

Kamis, 2 April 2026 - 09:31 WIB

GAMMA Tantang BPJN Banten Hadiri Aksi Demonstrasi Jilid 3 di Kantor Kementerian PU

Kamis, 2 April 2026 - 09:21 WIB

25 Prajurit Kodim 0510/Trs Naik Pangkat, Dandim Tekankan Dedikasi dan Loyalitas

Berita Terbaru