Terasmedia.co Cianjur – Polres Cianjur, Jawa Barat, memberlakukan sistem satu arah (one way) dari kawasan Puncak menuju Bogor lebih awal pada Rabu, 25 Maret 2026. Kebijakan ini diambil untuk mengurai kepadatan kendaraan yang terus meningkat pada arus balik Lebaran H+4.
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, menjelaskan bahwa lonjakan volume kendaraan menuju wilayah Bogor sudah terlihat sejak siang hari. Bahkan, antrean panjang dengan laju tersendat mulai terjadi di sejumlah titik.
Penerapan sistem satu arah dilakukan mulai pukul 14.00 WIB setelah pihak kepolisian berkoordinasi dengan Polres Bogor. Rekayasa lalu lintas ini akan diberlakukan hingga kondisi antrean kendaraan kembali normal dan arus dapat dibuka dua arah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Aang, percepatan penerapan one way dilakukan untuk mencegah kepadatan semakin meluas hingga ke wilayah Cianjur. Terlebih, arus kendaraan diperkirakan akan terus meningkat, terutama saat sejumlah tempat wisata di kawasan Puncak mulai tutup.
Sementara itu, kondisi lalu lintas di jalur utama Cianjur menuju Bandung terpantau relatif lancar. Kepadatan hanya terjadi di titik-titik rawan macet seperti Haurwangi dan Pasar Ciranjang, dengan kendaraan yang bergerak merayap.
Untuk menjaga kelancaran arus, puluhan petugas telah dikerahkan di sejumlah titik strategis. Pengendara, khususnya pemudik yang kembali ke wilayah Jabodetabek dan Banten, juga diimbau untuk menghindari jalur Puncak.
Sebagai alternatif, masyarakat disarankan menggunakan jalur Jonggol atau Sukabumi guna menghindari antrean panjang, terutama pada sore hingga malam hari.
Pihak kepolisian juga membuka kemungkinan penerapan sistem satu arah kembali secara situasional. Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan jika antrean kendaraan di jalur Puncak–Cipanas kembali mencapai lebih dari 5 kilometer.
Langkah ini diharapkan mampu mengurai kemacetan dan memastikan perjalanan arus balik Lebaran tetap aman dan lancar.












