Ibu Panik, Anak Kejang; Polisi Sigap Selamatkan Balita ke Rumah Sakit

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Kepanikan menyelimuti seorang ibu bernama Menah, warga Kota Serang, saat melihat anaknya, Natasya (3), mengalami demam tinggi hingga kejang. Peristiwa menegangkan itu terjadi pada awal April 2026 dan sempat viral di media sosial. Beruntung, anggota kepolisian dari Pos PJR Serang Timur sigap membantu dan membawa keduanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten.

Peristiwa bermula pada Kamis, 2 April 2026, ketika Natasya mulai menunjukkan gejala sakit. Keesokan harinya, Menah, warga Desa Cimoyan, Kecamatan Patia, Labuan, Kabupaten Pandeglang, berupaya membawa anaknya ke rumah sakit di Kota Serang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, upaya tersebut sempat terhambat. Di salah satu rumah sakit di Kota Serang, Natasya tidak dapat langsung ditangani karena tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, meskipun Menah telah membawa surat keterangan tidak mampu.

Dalam kondisi cemas dan kebingungan, Menah terpaksa membawa pulang anaknya. Di tengah perjalanan menuju Labuan, kondisi Natasya justru memburuk. Tubuhnya kembali kejang, membuat kepanikan Menah dan suaminya semakin memuncak.

Di saat genting itulah, pasangan suami istri tersebut meminta bantuan kepada petugas kepolisian yang sedang berjaga di Pos PJR Serang Timur. Tanpa ragu, Brigadir Decky Zulkarnaen yang saat itu bertugas langsung bertindak cepat. Bersama rekannya, ia membawa Natasya ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten untuk mendapatkan penanganan medis.

Setibanya di rumah sakit, Natasya segera mendapatkan perawatan. Tim medis langsung memberikan obat penurun demam dan anti-kejang untuk menstabilkan kondisinya. Setelah melewati masa kritis, kondisi Natasya berangsur membaik hingga akhirnya dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang.

Menah dan suaminya yang didatangi langsung oleh Brigadir Decky Zulkarnaen bersama Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, pada Jumat malam (10/4/2026), menyampaikan rasa terima kasih atas pertolongan yang diberikan.

“Saya dan suami berterima kasih kepada bapak polisi yang sudah menolong anak saya dengan membawa ke rumah sakit. Kalau tidak ada bapak polisi, mungkin anak saya tidak akan selamat,” ujar Menah.

Ia juga membenarkan sempat ditolak oleh salah satu rumah sakit di Serang karena tidak memiliki BPJS Kesehatan.

“Saya bingung. Saat ke rumah sakit tidak bisa ditangani karena saya tidak punya BPJS. Makanya saya pulang lagi ke Labuan. Tapi saat menunggu bus, anak saya kembali panas hingga kejang. Saya dan suami kemudian nekat meminta tolong kepada polisi,” tambahnya.

Sementara itu, Brigadir Decky mengaku terkejut saat melihat seorang ibu datang dengan anak dalam kondisi kritis. Tanpa berpikir panjang, ia langsung mengambil tindakan cepat.

“Kebetulan saya dan rekan sedang patroli dan berada di Pos PJR Serang Timur. Saya kaget saat ibu tersebut datang membawa anaknya dalam kondisi kritis. Setelah berkoordinasi, kami memutuskan segera membawa keluarga ini ke Rumah Sakit Bhayangkara,” ujar Decky.

Peristiwa ini tidak hanya menyentuh hati publik, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya akses layanan kesehatan yang cepat dan merata bagi seluruh masyarakat, terutama dalam situasi darurat. Selain itu, apresiasi patut diberikan kepada petugas kepolisian yang sigap membantu warga yang membutuhkan.

Editor : David

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”
Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu
Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat

Berita Terbaru