Resmi Layangkan surat Audiensi, GAMMA Akan Desak BPK Banten Serahkan LHP yang belum lunas ke APH

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) Kabupaten Lebak secara resmi melayangkan surat permohonan audiensi kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Banten, Selasa (21/4/2026). Langkah ini merupakan tindak lanjut atas belum tuntasnya temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK terkait pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Lebak.

Sebelumnya, GAMMA telah melakukan audiensi dengan Inspektorat Kabupaten Lebak. Dari pertemuan tersebut, ditemukan bahwa masih terdapat kelebihan pembayaran yang belum dikembalikan secara penuh, bahkan telah melampaui batas waktu 60 hari sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004.

GAMMA menilai kondisi ini tidak dapat dibiarkan berlarut-larut dan memerlukan sikap tegas dari BPK sebagai lembaga pemeriksa keuangan negara.

“BPK tidak cukup hanya berhenti pada temuan. Ketika rekomendasi tidak dijalankan secara tuntas, harus ada langkah tegas. Kami mendesak agar BPK mengambil sikap konkret, termasuk mendorong penanganan melalui aparat penegak hukum,” ujar Sekretaris GAMMA, Ade Pahrul.

Menurut GAMMA, keterlambatan penyelesaian temuan serta belum lunasnya pengembalian kelebihan pembayaran menimbulkan pertanyaan di tengah publik terkait efektivitas pengawasan dan tindak lanjut hasil audit.

“Kami tidak ingin temuan BPK hanya menjadi dokumen tanpa makna. Jika tidak ada ketegasan, kepercayaan publik terhadap pengawasan keuangan negara bisa dipertaruhkan,” lanjutnya.

Dalam surat permohonan audiensi tersebut, GAMMA juga menegaskan akan mendesak BPK agar mendorong penanganan melalui aparat penegak hukum apabila rekomendasi tidak dijalankan.

GAMMA menyatakan komitmennya untuk terus mengawal persoalan ini secara serius. Bahkan, jika tidak ada respons yang jelas atau BPK dinilai tidak tegas, GAMMA berencana melakukan aksi terbuka, mulai dari Kantor BPK RI Perwakilan Banten, Kantor Pusat BPK RI, hingga Kejaksaan.

“Jika tidak ada ketegasan, kami siap turun ke jalan. Temuan BPK harus ditindaklanjuti, bukan diabaikan,” tegasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat
Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai
Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran
Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026
Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi

Sabtu, 26 September 2026 - 22:35 WIB

Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik

Sabtu, 26 September 2026 - 08:13 WIB

Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat

Kamis, 24 September 2026 - 18:49 WIB

Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai

Rabu, 23 September 2026 - 18:45 WIB

Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran

Berita Terbaru

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (GAANAS) melontarkan kritik terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA),

Hukum dan Kriminal

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:33 WIB