Bertahun-tahun Rusak Parah, Jalan Pekan Arba Tembilahan Kerap Sumbang Kecelakaan bagi Pengendara

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co TEMBILAHAN —  Akses transportasi darat di kawasan Jalan Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kini kondisinya kian memprihatinkan, Jum’at (22/5/2026).

Kerusakan jalan penghubung yang cukup vital ini dikeluhkan oleh masyarakat setempat dan para pengendara yang melintas karena tak kunjung mendapat perbaikan menyeluruh dari pemerintah daerah.

Berdasarkan pantauan langsung, lubang dengan kedalaman bervariasi antara 10 hingga 15 sentimeter tersebar di beberapa titik ruas Jalan Pekan Arba. Saat hujan deras mengguyur wilayah Tembilahan, Jalan ini berubah layaknya wahana kubangan lumpur yang sangat licin dan berbahaya.

“Sudah sering sekali pengendara motor jatuh di sini, apalagi kalau malam hari. Jalannya gelap, lubangnya dalam dan tertutup air hujan jadi tidak kelihatan,” ujar Tono (42), salah seorang warga setempat.

Pekan Arba merupakan salah satu jalur padat yang menghubungkan beberapa wilayah pemukiman ke pusat kota Tembilahan. Terhambatnya akses ini membuat waktu tempuh menjadi lebih lama dan meningkatkan biaya perawatan kendaraan warga yang cepat rusak akibat sering menghantam lubang.

Masyarakat Pekan Arba berharap Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui dinas terkait tidak hanya melakukan tambal sulam yang sifatnya sementara. Warga mendesak adanya pengaspalan ulang (overlay) yang disertai dengan perbaikan sistem drainase di sisi kiri dan kanan Jalan agar air tidak lagi menggenangi badan jalan saat hujan deras.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menanti realisasi janji pemerintah daerah yang kabarnya akan memprioritaskan perbaikan jalan-jalan protokol dan penghubung di dalam Kota Tembilahan pada tahun anggaran ini.

Warga mengancam akan menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai bentuk protes jika dalam waktu dekat tidak kunjung ada tanda-tanda perbaikan dari pihak berwenang.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Sekadar Berburu, Ini Pesan Penting Kapolda Banten di Hari Bhayangkara ke-80
Kapolres Lebak Reshuffle Jajaran, Profesionalisme Jadi Penekanan
FORMASI Minta Polres Pandeglang Usut Dugaan Unggahan Media Sosial yang Menuai Polemik
Masyarakat Desa Nifasi Sebut Kehadiran PT Kristalin Ekalestari Membantu Pembangunan Desa
BPK Sudah Buka Kartu, Aktivis Desak DPRD Lebak Gelar RDP Usut Dugaan Korupsi Proyek Alun-alun Rangkasbitung
HUT ke-51 IPSM, Wabup Lebak Apresiasi Pengabdian Relawan Sosial dan Dorong Dukungan Anggaran
Ketua DPRD Kota Serang Jagokan Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026
Wabup Lebak Apresiasi Upaya BPJS Perluas Kepesertaan JKN Pekerja SPPG
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:45 WIB

Tak Sekadar Berburu, Ini Pesan Penting Kapolda Banten di Hari Bhayangkara ke-80

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:06 WIB

Kapolres Lebak Reshuffle Jajaran, Profesionalisme Jadi Penekanan

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:28 WIB

Masyarakat Desa Nifasi Sebut Kehadiran PT Kristalin Ekalestari Membantu Pembangunan Desa

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:06 WIB

BPK Sudah Buka Kartu, Aktivis Desak DPRD Lebak Gelar RDP Usut Dugaan Korupsi Proyek Alun-alun Rangkasbitung

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:43 WIB

HUT ke-51 IPSM, Wabup Lebak Apresiasi Pengabdian Relawan Sosial dan Dorong Dukungan Anggaran

Berita Terbaru