Budidaya Ikan Lele di Desa Sukadiri Butuh Perhatian Pemerintah

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 11 September 2022 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co TANGERANG – Bantuan dari Pemerintah sangat dinantikan hampir seluruh masyarakat di Indonesia terutama bagi warga pelaku usaha menengah ke bawah sejak pandemi covid 19 melanda.

Misalnya Sutirman pembudidaya ikan lele asal Kampung Sukadiri Rt 001/001 Desa Sukadiri Kecamatan Sukadiri sangat menantikan perhatian dari pemerintah terkait usaha budidaya ikan lele nya yang saat ini digelutinya.

Dengan ketersediaan modal seadanya dan mempunyai peternakan lele seluas 12 meter persegi. Sutirman mengaku terus menjalani usaha budidaya ikan lelenya dengan alakadarnya.

“Modal awal beli bibit lele 500 ekor Rp. 150.000, satu bulan pertama dikasi pelet, kalo pembesaran pelet dioplos sama keong,” tutur Sutirman kepada awak media ketika diwawancarai di rumahnya, Minggu (10/9/2022).

Baca juga : Ketua PWI Kota Tangerang Sebut Berita Penyekapan Hoax

Menurut Sutirman modal awal hingga panen sekitar Rp. 400.000, ketika panen mendapat hasil setengah kwintal dihargai Rp. 1000.000, memiliki keuntungan Rp. 600.000.

“Memilih budidaya lele karena membutuhkan modal tidak terlalu besar dan pakan mudah dicari,” ungkapnya

Sutirman sebelumnya adalah seorang pedagang tahu keliling. Sejak terjadinya peningkatan harga kedelai hingga pandemi covid 19 melanda, ia mengaku usaha yang digelutinya mulai kewalahan yang sehingga berpokus ke budidaya ikan lele dan perernakan.

“Jadi pada waktu berdagang pun saat itu sambil menjalani budidaya ikan lele dan perernakan. Lambat laun pokus kepeternakan namun tipis harapan budidaya ikan lele hingga saat ini sulit berkembang,” terangnya.

Bapak tiga anak ini berharap agar pemerintah mau membantu memperbesar usaha peternakan lele yang sedang dikembangkannya itu, melalui usahanya ia mengaku untuk memenuhi kebutuhan sehari -harinya.

“Sebetulnya keuntungnya aja habis buat makan pas-pasan, jadi untuk memperluas lahan saat ini belum ada modal,”tutupnya. (Ardi/Bandi)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Semarak Kemerdekaan di Mekarjaya, PKB Dorong Olahraga, Pembangunan dan Program Kerakyatan
CDC Dorong Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pembinaan Hadapi Persoalan Sosial
Sidang Perdana Kasus Gas Portable: 15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik di PN Jakarta Utara
Jalin Komunikasi dan Kekeluargaan, DKM Al-Barokah Kunjungi Keluarga Almarhum H. M Nalendra Martakusumah
FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan
Krisis Air 5 Bulan Tanpa Hujan: Karang Taruna Banten Turun Tangan, Warga Kasemen Rela Andalkan Air Payau
Sidang Perdana Gabriel Lumbantoruan Digelar, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Prosedur
Mahfuddin Cakra Saputra Resmi Jabat Kajari Sumbawa Barat, Bawa Semangat Penegakan Hukum Bersih
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Semarak Kemerdekaan di Mekarjaya, PKB Dorong Olahraga, Pembangunan dan Program Kerakyatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:40 WIB

CDC Dorong Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pembinaan Hadapi Persoalan Sosial

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Sidang Perdana Kasus Gas Portable: 15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik di PN Jakarta Utara

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Jalin Komunikasi dan Kekeluargaan, DKM Al-Barokah Kunjungi Keluarga Almarhum H. M Nalendra Martakusumah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:59 WIB

FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan

Berita Terbaru