DLHK : Status Polusi Udara di Pasar Kemis Tangerang Tidak Seburuk Informasi yang Viral di Medsos

Teras Media

- Penulis

Selasa, 11 April 2023 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co, TANGERANG – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menyatakan bahwa status polusi udara di wilayah Pasar Kemis tidak seburuk informasi yang viral di media sosial (medsos).

Taufik mengatakan, berdasarkan pemantauan website dan aplikasi IQAir pada hari Senin (10/04) pukul 10:00 WIB, status polusi udara di wilayah Pasar Kemis berada pada kondisi sedang (PM 2,5 yaitu 32,2 ug/m3 micro gram). Beda dengan data unggahan di media sosial yang menobatkan Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang sebagai wilayah terpolusi di Asia Tenggara.

Menurut Taufik, data yang ramai dalam unggahan medsos tersebut merupakan data lama yakni data periode tahun 2022. “Data yang disampaikan oleh pelapor dari media sosial Instagram merupakan data tahun 2022 yang sudah tidak valid,” ungkap Taufik kepada Diskominfo pada Senin (10/04/2023).

Dia juga mengklarifikasi data yang diunggah seastats dan seasia.co di akun Instagramnya, bahwa Kecamatan Pasar Kemis merupakan wilayah terpolusi di Asia Tenggara pada Tahun 2022 dengan nilai PM 2,5 particles 49,6. Taufik mengatakan, status ranking hasil IQAir di lokasi Pasar Kemis Kabupaten Tangerang tidak berada dalam list ranking teratas paling tercemar.

Artinya, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui DLHK dapat mewujudkan lingkungan hidup yang nyaman dan asri.

“Alhamdulillah hal ini perlu disyukuri, sebagai upaya kita bersama terlihat dari data bahwa dari hasil IQ Sistem sudah kami cek masih di bawah baku mutu udara,” kata Taufik.

Baca juga: HPSN 2023, Pemkab Tangerang Luncurkan Bank Sampah Induk

Senada dengan pernyataan Kepala DLHK tersebut, Camat Pasar Kemis, Sony Karsan mengungkapkan bahwa perlu kolaborasi bersama dari berbagai pihak untuk meminimalisir polusi udara di Kecamatan Pasar Kemis. Mengingat wilayah Pasar Kemis merupakan daerah padat penduduk dan juga kawasan industri di Kabupaten Tangerang.

“Untuk permasalahan polusi udara di wilayah Kecamatan Pasar Kemis memang membutuhkan waktu yang panjang untuk mengatasinya. Mengingat dari segi geografis wilayah ini merupakan kawasan industri dan padat penduduk, hal itulah yang menyebabkan polusi di wilayah Kecamatan Pasar Kemis kurang baik. Maka dari itu diperlukan kerjasama serta kolaborasi dari berbagai pihak,” ungkap Sony sapaan akrabnya.

Ia juga menyampaikan bahwa upaya Pemerintah pun terus digalakkan terkait permasalahan lingkungan di Kecamatan Pasar Kemis, salah satunya adalah dengan melakukan edukasi dan imbauan kepada para pelaku usaha serta warga masyarakat agar dapat menanam pohon di lingkungan masing-masing.

“Saat ini kami juga sedang berkoordinasi dan berkomunikasi dengan DLHK Kabupaten Tangerang untuk memberikan edukasi kepada para pelaku usaha agar mereka dapat menanam pohon di lingkungannya masing-masing. Sementara itu untuk polusi kendaraan bermotor upaya pemerintah yang sedang digalakkan adalah dengan melakukan uji emisi kendaraan bermotor pada wilayah-wilayah tertentu khususnya pada wilayah Pasar Kemis,” tutupnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kritik Keras Aktivis 98: Kemenhan Fokus Cawe-cawe, Alutsista Terbengkalai
PGN Edukasi Warga Rusun Tanah Abang, Pastikan Penggunaan Gas Bumi Aman dan Tepat
Kritik Keras Jerry: Ahmad Ali Kutu Loncat Politik, Diduga Cari Safety Kasus
Soroti Kejanggalan Fiskal, Jerry: Gubernur Tak Tahu Jaga Uang Rakyat
Freddy Alex Damanik: Demokrasi Bukan Dibangun oleh Satu Orang Saja
Havid Permana: Fokus Persatuan Hadapi Krisis, Bukan Mengungkit Jasa
Boyamin Saiman Minta Kejagung Telusuri Jejak Pertemuan di Hotel dan Restoran
Di Balik Kesepakatan Halal Bihalal: Musrianto Ingatkan RUU Ketenagakerjaan adalah Mandat Konstitusi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:22 WIB

Kritik Keras Aktivis 98: Kemenhan Fokus Cawe-cawe, Alutsista Terbengkalai

Senin, 20 April 2026 - 16:56 WIB

PGN Edukasi Warga Rusun Tanah Abang, Pastikan Penggunaan Gas Bumi Aman dan Tepat

Senin, 20 April 2026 - 14:04 WIB

Kritik Keras Jerry: Ahmad Ali Kutu Loncat Politik, Diduga Cari Safety Kasus

Senin, 20 April 2026 - 13:20 WIB

Soroti Kejanggalan Fiskal, Jerry: Gubernur Tak Tahu Jaga Uang Rakyat

Minggu, 19 April 2026 - 18:01 WIB

Freddy Alex Damanik: Demokrasi Bukan Dibangun oleh Satu Orang Saja

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Polres Lebak Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal, Dua Pelaku Diamankan

Senin, 20 Apr 2026 - 17:54 WIB

Semangat kebersamaan atlet zatayu dalam acara latihan gabungan INKANAS KA Bogor  19 April 2026

Olahraga

Latihan Gabungan INKANAS Kabupaten Bogor 19 April 2026

Senin, 20 Apr 2026 - 17:35 WIB