Freddy Alex Damanik: Demokrasi Bukan Dibangun oleh Satu Orang Saja

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Sekjen Projo Fredy Alex Damanik, Minggu (19/4/2026)

i

Keterangan foto : Sekjen Projo Fredy Alex Damanik, Minggu (19/4/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Sekretaris Jenderal Projo (Pro-Jokowi), Freddy Alex Damanik, menyampaikan pernyataan resmi menanggapi kontroversi pernyataan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang mengaku berperan besar hingga Joko Widodo berhasil menjadi Presiden.

Dalam pandangan PROJO, pernyataan tersebut perlu diluruskan agar tidak menyederhanakan makna demokrasi yang sesungguhnya.

“Kami menghormati Bapak Jusuf Kalla sebagai tokoh bangsa yang memiliki kontribusi nyata. Namun, kami menegaskan bahwa kemenangan Joko Widodo adalah hasil dari kehendak dan kepercayaan rakyat Indonesia. Demokrasi kita tidak dibangun di atas peran satu individu semata, melainkan kerja kolektif berbagai elemen bangsa,” ujar Freddy dalam keterangannya, Minggu (19/04/2026).

Jejak Kepemimpinan dan Dukungan Massa

Freddy menekankan, keberhasilan Jokowi tidak lepas dari rekam jejak kepemimpinannya yang lahir dari bawah, kerja nyata, serta kedekatan yang tulus dengan rakyat. Faktor inilah yang menjadi fondasi utama kepercayaan publik yang begitu besar.

Selain itu, kemenangan tersebut juga merupakan buah dari sinergi yang kuat. Mulai dari dukungan ribuan relawan yang tergabung dalam PROJO, peran Partai Politik seperti PDI Perjuangan, hingga partisipasi aktif masyarakat luas yang menjadi pilar kemenangan.

“Oleh karena itu, tidak tepat jika proses demokrasi yang panjang dan megah ini disederhanakan menjadi klaim personal. Ini adalah kemenangan bersama,” tegasnya.

Kronologis Pernyataan Jusuf Kalla

Kontroversi ini bermula pada Sabtu, 18 April 2026, saat JK menggelar konferensi pers di kediamannya di Jakarta Selatan. Dalam kesempatan itu, ia menanggapi berbagai isu termasuk polemik ijazah dan ceramahnya yang dianggap kontroversial.

Dalam penjelasannya, JK menceritakan perannya dalam karier politik Jokowi:

– Ia mengaku yang membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta untuk maju sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2012.

– Ia menyebut telah meyakinkan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri agar mau mengusung Jokowi, yang awalnya sempat ragu.

– Setelah menang, Jokowi datang ke rumahnya untuk mencium tangan dan mengucapkan terima kasih.

– Menurutnya, menjadi Gubernur DKI adalah pintu utama agar bisa maju menjadi Presiden.

– Pada Pilpres 2014, Megawati baru bersedia menandatangani pencalonan Jokowi setelah JK bersedia menjadi calon wakil presiden bersamanya.

Dengan nada tegas, JK menyatakan:
“Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya. Kan tanpa gubernur mana bisa jadi presiden?”

Istilah “termul-termul” yang digunakan merujuk pada sebutan untuk pendukung setia Jokowi di media sosial.

Ajakan Jaga Persatuan

PROJO mengajak seluruh pihak, khususnya para tokoh bangsa, untuk tetap menjaga narasi kebangsaan yang sehat dan membangun.

“Demokrasi Indonesia adalah milik rakyat. Setiap kemenangan di dalamnya adalah kemenangan bersama, bukan milik individu seorang pun. Mari kita junjung tinggi semangat persatuan,” pungkas Freddy Alex Damanik.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

PKB Pandeglang Resmi Dikukuhkan, Cak Imin Tekankan Penguatan Organisasi dan Kepercayaan Publik
Camellia dan Athena Rayakan Ulang Tahun dengan Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim di Puri Kembangan
Restorasi Gambut OKI Melangkah: Demplot Satu Hektare Bambu Dijadikan Cikal Bakal Pengembangan Hingga 100 Hektare
Nusron Mangkir Terus, Jeffri Simanjuntak: KPK Jangan Mau Dikerjai Menteri
Jaksa Agung Resmikan RS Adhyaksa Jawa Timur, Komitmen Penyelenggaraan Kesehatan Yustisial
Sumpah Pemuda ke-98, GMNI Dorong Persatuan dan Keadilan
Rakorwasda 2026 Perkuat Integritas dan Akuntabilitas Pemerintahan Papua Tengah
MIND ID Gandeng Investor Global, Danantara Dorong Ekosistem Baterai Terintegrasi
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 00:32 WIB

PKB Pandeglang Resmi Dikukuhkan, Cak Imin Tekankan Penguatan Organisasi dan Kepercayaan Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Camellia dan Athena Rayakan Ulang Tahun dengan Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim di Puri Kembangan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Restorasi Gambut OKI Melangkah: Demplot Satu Hektare Bambu Dijadikan Cikal Bakal Pengembangan Hingga 100 Hektare

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Nusron Mangkir Terus, Jeffri Simanjuntak: KPK Jangan Mau Dikerjai Menteri

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Jaksa Agung Resmikan RS Adhyaksa Jawa Timur, Komitmen Penyelenggaraan Kesehatan Yustisial

Berita Terbaru