Kejari Jaksel Terima Berkas Tahap 2 Mario Dandy dan Shane

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 27 Mei 2023 - 00:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Jaksel) resmi telah menerima berkas perkara pelimpahan tahap II Mario Dandy Satriyo dan
Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan, Jumat (26/5/2023)

i

Keterangan foto : Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Jaksel) resmi telah menerima berkas perkara pelimpahan tahap II Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan, Jumat (26/5/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Jaksel) resmi telah menerima berkas perkara pelimpahan tahap II Mario Dandy Satriyo dan

Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan. Kedua tersangka kasus penganiayaan berat tersebut tiba sekitar pukul 15.00 WIB yang diantar oleh Penyidik Subdit Renakta Ditreskimum Polda Metro jaya.

Selain menerima kedua tersangka untuk di disidangkan, Kejari Jakarta Selatan juga menerima 21 barang bukti dari penyidik polda metro jaya.

“Hari ini, dilakukan tahap II tehadap 2 tersangka ini,” kata Kajari Jakarta selatan kepada awak media di depan Halaman Kejari Jaksel, Jakarta Selatan, Jumat (26/5/23).

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selata Syareif Sulaeman mengatakan bawah mario dan Shane akan ditempatkan di rutan klas 1 Cipinan Jakarta Timur.

“Kami menerima perkara dari penyidit atas nama tersangka MDS dam Sl ,” ucap Syareif jumpa pers.

Pria berkepala plotos tersebut mengatakan, Mario dan Sane akan ditahan selama 20 hari kedepan. Dia pun menambahkan bawah pihaknya langsung menyempurnakan berkas perkara tersebut.

Setelah itu berkar perkara langsung dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Pada saat ini kami akan menyempurnakan surat dakwaan dan dalam waktu singkat kami akan melimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” ujar pria berkacamata tersebut.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta telah menyatakan berkas perkara tersangka Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan dalam kasus penganiayaan Cristalino David Ozora (17) telah lengkap atau P21. Kemudian dengan dilakukannya tahap II dalam kasus penganiayaan berat itu maka Mario Dandy dan Shane Lukas segera disidangkan.

“Setelah proses P-21 (berkas perkara lengkap) ini, maka selanjutnya jaksa penuntut umum akan menyusun dakwaan untuk segera kasusnya dilimpahkan ke pengadilan,” kata Agus Sahat di kantor Kejati DKI, Rabu (24/5/2023). Pada proses P21, tim jaksa penuntut umum (JPU) menerima dalil sangkaan dari penyidik terhadap masing-masing tersangka.

Terhadap tersangka Mario Dandy dengan penggunaan Pasal 355 ayat 1 KUH Pidana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP sebagai sangkaan primer. Adapun sangkaan subsider, kedua menggunakan penjeratan Pasal 353 ayat (2) KUH Pidana, junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana, dan kedua Pasal 76 C juncto Pasal 50 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak (PA).

Sedangkan terhadap tersangka Shane Lukas, JPU juga menerima perumusan sangkaan primer menggunakan pasal 355 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP. Dan subsider Pasal 355 ayat (2) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP, atau kedua primer Pasal 355 ayat (1) KUHP juncto Pasal 56 KUHP, atau Pasal 353 ayat (2) juncto Pasal 56 ayat (2) KUHP atau Pasal 76 C juncto Pasal 50 ayat (2) UU 35/2014 tentang PA, juncto Pasal 56 KUHP.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

LAN Kota Tangerang Peringati HANI 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Perang Melawan Narkoba
Skandal PLN Buku 2024–2025 Dilaporkan, MataHukum Desak Kejagung Periksa Direksi
BNN Petakan Enam Kampung Rawan Narkoba di Bangka Belitung
Modus Haji Khusus VIP Terbongkar, Polda Banten Ringkus Dua Tersangka
Polsek Rajeg Ungkap Kasus Pemerasan Bermodus Mengaku Polisi dan Wartawan
CBA Minta Kejati DKI Selidiki Pengadaan Mobil Derek Rp62,8 Miliar
Kasus Penyekapan di Bandung, Rano Alfath: Negara Harus Berpihak pada Korban
Disebut Jadi Penghubung Pengusaha dan Pejabat, CBA Minta KPK Periksa Nyoman Adhi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:32 WIB

LAN Kota Tangerang Peringati HANI 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Perang Melawan Narkoba

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:02 WIB

BNN Petakan Enam Kampung Rawan Narkoba di Bangka Belitung

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:53 WIB

Modus Haji Khusus VIP Terbongkar, Polda Banten Ringkus Dua Tersangka

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:03 WIB

Polsek Rajeg Ungkap Kasus Pemerasan Bermodus Mengaku Polisi dan Wartawan

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:35 WIB

CBA Minta Kejati DKI Selidiki Pengadaan Mobil Derek Rp62,8 Miliar

Berita Terbaru