Inalilahi, Dua Orang Operator Meninggal Tertimbun Galian Tanah di Lebak Jadi Sorotan

Teras Media

- Penulis

Kamis, 26 Oktober 2023 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Aktifitas galian tambang di lebak, Kamis (26/10/2023)

i

Keterangan foto : Aktifitas galian tambang di lebak, Kamis (26/10/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Tambang galian tanah merah di Jalan Raya Rangkasbitung – Pandeglang teparnya di  depan pintu Tol Mandala, Kabupaten Lebak, Banten mendapat sorotan dari lembaga Matahukum. Hal tersebut lantaran meyebabkan dua orang operator  alat berat tertimbun material tanah dan diduga meninggal.

“Sudah banyak video tersebar di grup whatsap tentang tewasnya salah seorang operator alat berat di galian c tanah merah yang ada di depan pintu tol mandala. Saya melihat tidak adanya K3K yang dilakukan oleh para pekerja termasuk dugaan tak berizin,” kata Sekjen Matahukum, Mukhsin Nasir mrlalui pernyataanya, Kamis (26/10/2023).

Mukhsin menjelaskan, dari informasi yang didapat dan tim yang melakukan investigasi, alat berat dan seorang operator tertimbun material galian berupa bebatuan berukuran besar.

Dikatakan, Mukhsin, alat berat pun terlihat rusak hingga menyebabkan tidak bisa digunakan sementara. Sedangkan seorang sopir truk lain yang juga berada di lokasi, terlihat sedang mencoba menyelamatkan korban pada saat longsor terjadi.

“Diduga karena tanah cadas bukit sebelumnya telah mengalami keretakan, sementara korban tidak mengetahui saat melakukan penambangan,” kata Mukhsin.

Lebih lanjut, Mukhsin mendorong pihak penegak hukum baik dari kepolisian maupun kejaksaan agar mengusutnya. Menurut Mukhsin, seandainya menyrbabkan meninggal dunia,  ini menjadi kejahatan luar biasa di lebak terutama dalam kasus pertambangan.

“Jelas harus diusut tuntas terkait tertimbunya oeprator alat berat di galian c di Mandala. APH harus memproses bos-bos galian ini yang mengabaikan K3K. Tdak hanya pelaku galian C tanpa izin yang bisa dipidana, tapi juga para penadah yang membeli hasil galian C ini. Karena apa, galian C inikan ilegal, otomatis barang yang dihasilkan juga ilegal. esuai pasal 480 KUHP, barang yang dibeli atau disewa dari hasil kejahatan itu dapat dipidana,” tutur Mukshin.

Di tempat terpisah, salah satu pengelola galian di jalan mandala, yang enggan disebutkan namanya membenarkan tentang terjadinya longsor di galian C Jalan Mandala menyebabkan tewasnya dua orang di lokasi. Menurutnya, saat ini korban sudah di evakuasi.

“Benar saat ini ada dua yang tertimbun dan sekaranng mereka meninggal,” tutupnya. (Rai/Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pengamat Minta Bareskrim Periksa Pejabat Bea Cukai Terkait Penyeludupan HP di Sidoarjo
Anggaran Karpet Rp400 Juta di Setda Empat Lawang Disorot, CBA Minta Kejati Sumsel Selidiki
Usut Kasus Kekerasan Siswa SMK Bekasi, Kuasa Hukum: Keadilan Bagi Korban Adalah Harga Mati
Kejari Palembang Terapkan Plea Bargaining, Terdakwa Penggelapan Dijatuhi Kerja Sosial 120 Jam
Dituduh Gelapkan Dana Miliaran, Mesak Mambraku Tempuh Jalur Hukum
Komitmen Bersih dari Halinar, Lapas Ciamis Gandeng APH Perkuat Integritas
Sidang Kasus Chromebook Ditunda, JPU Sesalkan Sikap Tidak Profesional Penasihat Hukum Nadiem
Aset Lahan Tak Terinventarisasi, Kelalaian Pemprov Banten Penyebab Sengketa Berbiaya Triliunan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 00:18 WIB

Pengamat Minta Bareskrim Periksa Pejabat Bea Cukai Terkait Penyeludupan HP di Sidoarjo

Jumat, 24 April 2026 - 18:01 WIB

Anggaran Karpet Rp400 Juta di Setda Empat Lawang Disorot, CBA Minta Kejati Sumsel Selidiki

Jumat, 24 April 2026 - 12:37 WIB

Usut Kasus Kekerasan Siswa SMK Bekasi, Kuasa Hukum: Keadilan Bagi Korban Adalah Harga Mati

Jumat, 24 April 2026 - 11:45 WIB

Kejari Palembang Terapkan Plea Bargaining, Terdakwa Penggelapan Dijatuhi Kerja Sosial 120 Jam

Kamis, 23 April 2026 - 19:14 WIB

Dituduh Gelapkan Dana Miliaran, Mesak Mambraku Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru