Rugikan Negara 27 Miliar, Kepala Dinas PMD Banyu Asin Richard Chahyadi Kembali Diperiksa Kejati Sumsel

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 25 Juli 2024 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Richard Cahyadi Staf Ahli Bupati Musi Banyuasin (Muba) yang juga Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Muba.

i

Keterangan Foto: Richard Cahyadi Staf Ahli Bupati Musi Banyuasin (Muba) yang juga Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Muba.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Richard Cahyadi Staf Ahli Bupati Musi Banyuasin (Muba) yang juga Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Muba sudah tiga kali diperiksa oleh Kejati Sumsel soal dugaan korupsi pembuatan dan pengelolaan jaringan/instalasi komunikasi dan informasi lokal desa pada Dinas PMD Muba tahun 2019-2023, dengan modus dugaan mark-up harga langganan internet sekitar 200 desa di Muba yang rugikan negara sekitar Rp 27 miliar,” (24/7).

Hal tersebut dibenarkan Kasi
Penerangan dan Hukum (Penkum)
Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari.
“Saksi tersebut diperiksa terkait
jabatannya saat menjabat Kadis
PMD Muba Tahun 2019-2023,”
tegas Vanny.

Selain memeriksa Richard Cahyadi,
Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel juga
memeriksa dua saksi lainnya.

“Dua saksi lainnya yang juga
diperiksa yakni Z mantan Kepala
BPKAD Muba tahun 2022 dan HS
mantan Plt Kadis PMD Muba tahun
2023-2024,” ujarnya.

Diungkapkannya, diperiksanya
para saksi dalam rangkan pendalaman penyidikan dan juga untuk melengkapi berkas dua dari tiga tersangka yang telah
ditetapkan dalam perkara tersebut.

Adapun dua tersangka yang berkas perkara masih dilengkapi, yaitu tersangka Harbal Fijar (Kabid Pembangunan Ekonomi dan Desa di Dinas PMD Muba), dan Riduan
(Kasi Keuangan Desa pada Dinas
Pemberdayaan Masyarakat Desa
Kabupaten Muba).

“Sedangkan untuk satu tersangka
lainnya berkasnya sudah P21
(lengkap) dan telah dilakukan
tahap dua, yakni penyerahan
tersangka dan barang bukti dari
Tim Jaksa Penyidik Kejati Sumsel kepada Tim Jaksa Penuntut Umum
Kejari Muba,” tandas Vanny.

Seperti diberitakan sebelumnya untuk tersangka yang sudah dilakukan tahap dua tersebut yaitu Muhamad Arif selaku Direktur PT Info Media Solusi Net (ISN). Sebelumnya dalam penyidikan perkara ini pada Kamis lalu (4/7/2024) Richard Cahyadi telah diperiksa oleh Kejati Sumsel sebagai saksi.

“Saya diperiksa karena jabatan
saya saat itu Kadis PMD Muba.
Dengan adanya perkara yang kini
dilakukan penyidikan oleh Kejati
Sumsel, saya selaku Kepala Dinas PMD tentunya mengikuti prosedur
dan apa yang saya ketahui saya
sampaikan,” ujar Richard Cahyadi.

Pemeriksaan tersebut merupakan
kedua kali dijalani oleh Richard
Cahyadi. Sebab, sebelumnya pada
Selasa lalu (11/6/2024) Richard telah diperiksa dan dicecar empat
jam oleh Tim Jaksa Penyidik
Bidang Tindak Pidana Khusus
Kejati Sumsel.

“Ini pemeriksaan saya kedua
kalinya,” katanya.Ditanya wartawan soal aliran uang? Richard Cahyadi membantah dirinya menerima aliran uang dalam perkara tersebut.

“Sejauh ini saya tidak menerima
aliran uang,” tandas Richard
Cahyadi sembari berjalan menuju
mobil yang ditumpanginya dan meninggalkan Kejati Sumsel.

(Akbar)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

LBH PRABHU Lantik Pengurus Cabang Kota Tangerang Selatan, Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat
Keterangan Ahli Tunjukkan Cacat Hukum, Perkara Gabriel Lumbantoruan Dinilai Melukai Keadilan
Tim Tabur Kejati Banten Berhasil Tangkap DPO Penipuan di Tegal ​
Sinergi Lintas Lembaga Terjalin Indah, Komisi III DPR RI Pantau Langsung Kinerja Kejati Banten
Jangan Sembunyi di Balik Sakit, Kejati Sumut Pastikan Eksekusi Alexander Tetap Berjalan
 12 Izin Kehutanan Masuk KPK dan Kejagung, Matahukum: Sekjen Kemenhut Tak Bisa Lepas Tangan
OTT Kampungan, Matahukum Tegaskan KPK Perlu Reformasi: Bongkar Saja Tak Cukup
Jangan Biarkan Kabel Wifi Menjadi Ancaman Adit Wahyudin Somasi IndiHome Terkait Kecelakaan Ibu
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 07:04 WIB

LBH PRABHU Lantik Pengurus Cabang Kota Tangerang Selatan, Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 08:58 WIB

Keterangan Ahli Tunjukkan Cacat Hukum, Perkara Gabriel Lumbantoruan Dinilai Melukai Keadilan

Jumat, 25 September 2026 - 08:41 WIB

Tim Tabur Kejati Banten Berhasil Tangkap DPO Penipuan di Tegal ​

Jumat, 25 September 2026 - 08:00 WIB

Sinergi Lintas Lembaga Terjalin Indah, Komisi III DPR RI Pantau Langsung Kinerja Kejati Banten

Kamis, 24 September 2026 - 20:23 WIB

Jangan Sembunyi di Balik Sakit, Kejati Sumut Pastikan Eksekusi Alexander Tetap Berjalan

Berita Terbaru