Ngerih, CBA Dorong Kejagung Usut Keterlibatan Bupati Bandung Terkait Penyalahgunaan Wewenang BUMD

Teras Media

- Penulis

Kamis, 31 Juli 2025 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, Kamis (31/7/2025)

i

Keterangan foto : Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, Kamis (31/7/2025)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi mendorong Kejaksaan Agung untuk mengusut dugaan penyalahgunaan di BUMD PT Bandung Daya Sentosa (BDS). Karena kata Uchok, kasus tersebut telah menyeret sejumlah nama pejabat publik dalam proyek ketahanan pangan BDS yang diduga disalahgunakan sebagai ajang mencari dana kampanye politik Bupati sebagai petahana.

“Kita mendorong kejaksaan bisa mengusut tuntas pihak-pihak yang terlibat, jangan ada tebang pilih dalam penegakan hukum terutama yang merugikan keuangan negara,” kata Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadaf lewat pernyataan tertulisnya, Kamis (31/7/2025)

Lebih lanjut, Uchok telah merinci beberapa nama yang terindikasi muncul dipublik agar diperiksa karena dugaan penyalahgunaan dana publik melalui BUMD. Berikut tujuh nama kata Uchok yang disebut dalam podcast eks pimpinan KPK Bambang Widjojanto, tentang dugaan skandal penggelapan yang diduga melibatkan Bupati dan BUMD
Bandung Daya Sentosa

Dalam podcast berdurasi hampir satu jam tersebut nama Bupati Bandung, Dadang Supriatna, beberapa kali disinggung sebagai pihak yang paling bertanggung jawab secara politik. Meskipun, kata Uchok dia belum ada bukti keterlibatan langsung, kata Uchok dalam percakapan itu, Bambang Widjojanto menegaskan bahwa segala keputusan operasional PT Bandung Daya Sentosa (BDS) berada dalam lingkup pengawasan dan koordinasi kepala daerah.
“Korupsi merupakan kejahatan serius. Sehingga dibutuhkan komitmen dan keseriusan aparat penegak hukum (APH) untuk memberantas kejahatan yang sangat merugikan masyarakat ini hingga tuntas termasuk di Kabupaten Bandung. Kita minta APH melakukan pengawalan serius. Jika menemukan indikasi terjadinya korupsi, jangan ragu menindaklanjuti,” tegas Uchok.

Selain itu, kata Uchok, dalam podcast, Bambang W. menyinggung hubungan antara elite politik nasional dan manajemen BDS. Kata Uchok, dia menjelaskan bahwa Ketua Tim Kampanye Pilkada Kabupaten Bandung adalah Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua DPR RI.
Dugaan mengarah pada kemungkinan bahwa proyek ketahanan pangan dijadikan kendaraan politik. Seperti Direktur Keuangan BDS – Novi Novi yang disebut sebagai sosok yang bertanggung jawab atas alur pembayaran dan pencatatan keuangan BDS.

Kemudian, kata Uchok, ada beberapa vendor melaporkan bahwa Yanuar dianggap sebagai pihak yang memberikan perintah untuk menandatangani kontrak. Di akhir pembicaran Obrolan Waras, Bambang Widjojanto menyampaikan harapan agar Bupati Bandung hadir dalam podcast tersebut untuk melakukan klarifikasi langsung tentang segala tuduhan yang melibatkan pejabat dan proyek BDS.

“Penyidikan kejaksaan agung harus berani mengusut kasus BUMD Kabupaten Bandung yang saat ini viral karena ada dugaan korupsi dan menjadi perhatian publik. Kita mendorong korps Adhyaksa mengusut tuntas pihak-pihak yang terlibat.Direktur utama disebut ikut bertanggung jawab terhadap skema pengadaan yang ada di BDS,” tutup Uchok.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Aroma Amis Pengadaan, Mahasiswa Siap Lapor Kejaksaan dan Demo BGN
CBA Desak Kejati DKI Tetapkan Tersangka, Kasus PLN Suralaya Rp219 Miliar
Kasus Migas Bekasi Naik Penyidikan, Kerugian Negara Capai Rp278 Miliar
Kejanggalan Proyek DLH Provinsi DKI, CBA Desak Kejati Selidiki Administrasi Lelang
Prof Yusril Sebut Bukan Ranah Pidana, Kasus PT KSM Akhirnya Dihentikan
Kejati Sumsel Sita Mesin Batching Plant Milik PT KMM
Petugas Rutan Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo oleh Pengunjung
Sari Yuliati Kutuk Keras, Minta Polri Tuntaskan Kasus Pembunuhan Lansia Pekanbaru
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:55 WIB

Aroma Amis Pengadaan, Mahasiswa Siap Lapor Kejaksaan dan Demo BGN

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:09 WIB

CBA Desak Kejati DKI Tetapkan Tersangka, Kasus PLN Suralaya Rp219 Miliar

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Kasus Migas Bekasi Naik Penyidikan, Kerugian Negara Capai Rp278 Miliar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:07 WIB

Kejanggalan Proyek DLH Provinsi DKI, CBA Desak Kejati Selidiki Administrasi Lelang

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:21 WIB

Prof Yusril Sebut Bukan Ranah Pidana, Kasus PT KSM Akhirnya Dihentikan

Berita Terbaru

Keterangan foto : Printer tipe HP OfficeJet Pro 9730 A3 yang didistribusikan secara masif untuk kebutuhan operasional Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG), Minggu (3/5/2026)

Hukum dan Kriminal

Aroma Amis Pengadaan, Mahasiswa Siap Lapor Kejaksaan dan Demo BGN

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:55 WIB

Keterangan foto : Gedung Kejati DKI Jakarta, Sabtu (2/5/2026)

Hukum dan Kriminal

CBA Desak Kejati DKI Tetapkan Tersangka, Kasus PLN Suralaya Rp219 Miliar

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:09 WIB