Pamitra Wineka Masih Tenang, CBA Desak Kejaksaan Negeri Jaksel Panggil dan Periksa Mantan CEO TaniHub

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Nama Pamitra Wineka kembali menjadi sorotan publik. Mantan CEO startup pertanian TaniHub dan Presiden Komisaris TaniFund ini kini menjabat sebagai Komisaris Independen di holding BUMN PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID). Meski dua entitas yang pernah dipimpinnya tengah menjadi perhatian aparat penegak hukum, Wineka terlihat masih tenang dan jauh dari jangkauan proses hukum.

Seperti diketahui, PT Tani Group Indonesia alias TaniHub kini tengah menjadi pasien Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Bahkan, pada 3 Mei 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah resmi mencabut izin usaha PT TaniFund Dana Berdaya, setelah para investor TaniFund mengeluhkan tidak lagi menerima pembagian hasil (return) sejak November 2021.

Meski begitu, hingga kini, Pamitra Wineka belum juga terseret dalam pusaran kasus hukum. Padahal, sejumlah nama lain sudah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Donald Wihardja, Arie Sustiawan, dan Edison Tobing. Ketiganya diduga memanipulasi data perusahaan untuk memperoleh investasi dari MDI Ventures dan BRI Ventures, kemudian menyalahgunakannya demi kepentingan pribadi.

Kondisi ini memunculkan kritik keras dari Direktur Eksekutif Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi. Menurutnya, penetapan tiga tersangka oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan belum cukup menjawab keinginan publik akan penegakan hukum yang tuntas dan transparan.

“Penetapan tiga tersangka belum cukup memuaskan publik,” kata Uchok dalam keterangannya kepada awak media, Jumat (8/8/2025).

Ia bahkan menduga bahwa investasi senilai 25 juta dolar AS yang dikucurkan oleh MDI Ventures dan BRI Ventures ke TaniHub merupakan bagian dari modus korupsi berjamaah, yang melibatkan lebih banyak nama dari kalangan profesional muda di sektor investasi dan teknologi.

Uchok menekankan pentingnya penelusuran lebih lanjut terhadap jejak Donald Wihardja, terutama sebelum menjabat sebagai CEO MDI Ventures. Ia diketahui pernah menjadi partner di Convergence Ventures, yang kini berganti nama menjadi AC Ventures.

“Apalagi salah satu pendiri AC Ventures, Pandu Sjahrir, kini berada di posisi strategis di Danantara. Ini bisa menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan lebih besar,” ujarnya.

Selain Wihardja, Uchok juga menilai Kejaksaan harus segera memanggil dan memeriksa Pamitra Wineka.

“Pamitra sebagai co-founder dan mantan CEO TaniHub pasti tahu lebih dalam soal manuver keuangan dan manipulasi di internal perusahaan,” tegas Uchok.

Ia mendesak Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk tidak ragu dan jangan segan dalam memanggil serta memeriksa semua pihak yang terlibat, termasuk Pamitra Wineka.

“Jika ingin membongkar kasus ini secara tuntas, Kejaksaan harus berani. Jangan takut panggil dan periksa mereka,” tandas Uchok Sky Khadafi.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

CBA Tantang KPK: Jangan Cuma Garang di Konferensi Pers, Buktikan Mafia Bea Cukai di Sidang
Kejari Lebak di Demo : GAMPAR Desak Kejari Periksa Eks Pengurus UPK Program PNPM Tahun 2014 Se Kabupaten Lebak
LAN Kota Tangerang Peringati HANI 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Perang Melawan Narkoba
Skandal PLN Buku 2024–2025 Dilaporkan, MataHukum Desak Kejagung Periksa Direksi
BNN Petakan Enam Kampung Rawan Narkoba di Bangka Belitung
Modus Haji Khusus VIP Terbongkar, Polda Banten Ringkus Dua Tersangka
Polsek Rajeg Ungkap Kasus Pemerasan Bermodus Mengaku Polisi dan Wartawan
CBA Minta Kejati DKI Selidiki Pengadaan Mobil Derek Rp62,8 Miliar
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:29 WIB

CBA Tantang KPK: Jangan Cuma Garang di Konferensi Pers, Buktikan Mafia Bea Cukai di Sidang

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:32 WIB

LAN Kota Tangerang Peringati HANI 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Perang Melawan Narkoba

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:44 WIB

Skandal PLN Buku 2024–2025 Dilaporkan, MataHukum Desak Kejagung Periksa Direksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:02 WIB

BNN Petakan Enam Kampung Rawan Narkoba di Bangka Belitung

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:53 WIB

Modus Haji Khusus VIP Terbongkar, Polda Banten Ringkus Dua Tersangka

Berita Terbaru