Keluarga Giawa Desak Polisi Ungkap Misteri Hilangnya Abdul Rahma

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (red).

i

Foto (red).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Tapanuli Selatan – Seorang warga bernama Andi Saputra Giawa, anak kandung dari Abdul Rahma Giawa yang akrab disapa SBY Ota, menyampaikan keberatannya terkait hilangnya sang ayah sejak tahun 2022 lalu.

Dalam sebuah rekaman video, Andi menuturkan bahwa pihak keluarga sudah lama menunggu kepastian keberadaan Abdul Rahma Giawa, namun hingga kini belum ada kejelasan. Bahkan sempat beredar informasi melalui pesan WhatsApp pada 1 Agustus 2022 yang menyebutkan bahwa korban diduga telah dibunuh oleh dua orang pelaku berinisial YN dan Sozanolo Hia di rumah salah satu warga di Kelurahan Tapian Nauli, Kecamatan Angkola Selatan, 17 Agustus 2025.

Meski sempat dilakukan pengecekan di lokasi yang diduga sebagai tempat kejadian perkara, pihak keluarga melalui wawancara dengan saudara kandung menyatakan bahwa Abdul Rahma Giawa sebenarnya tidak dibunuh, melainkan hilang tiba-tiba dari rumah. Namun, dugaan itu kembali mencuat setelah salah satu terduga pelaku, Sozanolo Hia, mengaku melalui sebuah rekaman video bahwa pembunuhan terhadap Abdul Rahma Giawa benar terjadi.

Pihak keluarga kemudian melayangkan surat pernyataan kehilangan kepada Lurah Tapian Nauli, berharap agar aparat pemerintah maupun penegak hukum dapat segera menindaklanjuti. Namun, hingga saat ini keluarga menilai belum ada tindak lanjut yang jelas.

Melalui pernyataannya, Andi Saputra Giawa menyampaikan permohonan kepada Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Wirana beserta jajarannya agar segera memproses dan mengusut tuntas kasus hilangnya sang ayah.

“Saya sebagai anak kandung merasa keberatan dan bersedia mencari kebenaran tentang ayah kami. Dengan ini saya memohon kepada Kapolres Tapanuli Selatan beserta jajaran agar segera memproses informasi terkait peristiwa yang terjadi sejak 1 Agustus 2022 lalu,” ujar Andi dalam rekaman tersebut.

Pihak keluarga juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari aparat penegak hukum, serta berharap kasus ini segera menemukan titik terang.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

CBA Tantang KPK: Jangan Cuma Garang di Konferensi Pers, Buktikan Mafia Bea Cukai di Sidang
Kejari Lebak di Demo : GAMPAR Desak Kejari Periksa Eks Pengurus UPK Program PNPM Tahun 2014 Se Kabupaten Lebak
LAN Kota Tangerang Peringati HANI 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Perang Melawan Narkoba
Skandal PLN Buku 2024–2025 Dilaporkan, MataHukum Desak Kejagung Periksa Direksi
BNN Petakan Enam Kampung Rawan Narkoba di Bangka Belitung
Modus Haji Khusus VIP Terbongkar, Polda Banten Ringkus Dua Tersangka
Polsek Rajeg Ungkap Kasus Pemerasan Bermodus Mengaku Polisi dan Wartawan
CBA Minta Kejati DKI Selidiki Pengadaan Mobil Derek Rp62,8 Miliar
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:29 WIB

CBA Tantang KPK: Jangan Cuma Garang di Konferensi Pers, Buktikan Mafia Bea Cukai di Sidang

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:32 WIB

LAN Kota Tangerang Peringati HANI 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Perang Melawan Narkoba

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:44 WIB

Skandal PLN Buku 2024–2025 Dilaporkan, MataHukum Desak Kejagung Periksa Direksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:02 WIB

BNN Petakan Enam Kampung Rawan Narkoba di Bangka Belitung

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:53 WIB

Modus Haji Khusus VIP Terbongkar, Polda Banten Ringkus Dua Tersangka

Berita Terbaru