Jakarta| 4 Oktober 2025 Pesan berisi penipuan yang mengatasnamakan Bank Syariah Indonesia (BSI) beredar di sejumlah grup WhatsApp. Dalam pesan itu, pelaku mengirimkan pengumuman palsu dengan kop surat BSI dan nomor surat fiktif, berisi informasi perubahan tarif transaksi perbankan.
Isi pesan menyesatkan tersebut menyebut tarif transaksi antarbank Rp6.500 dan BI FAST Rp2.500 per transaksi akan diubah menjadi Rp150 ribu per bulan dengan klaim “unlimited transaksi”.
Pelaku kemudian meminta penerima pesan untuk memilih setuju atau tidak setuju, lalu mengarahkan korban mengisi data pribadi dan nomor rekening lewat tautan yang disediakan.

Seorang warga berinisial S mengaku hampir menjadi korban. Ia diminta pelaku menyerahkan dokumen pribadi serta nomor rekening, namun menyadari kejanggalan isi pesan sebelum terlanjur mengisi tautan tersebut.
“Untung saya tidak sempat mengisi data, kalau tidak bisa habis rekening saya,” ujarnya.
Pihak Bank BSI belum mengeluarkan keterangan resmi atas beredarnya pesan tersebut. Namun, modus serupa sebelumnya sering terjadi dengan tujuan mencuri data nasabah untuk tindak kejahatan finansial.
Masyarakat diimbau untuk tidak mengklik tautan mencurigakan, tidak memberikan data pribadi maupun nomor rekening kepada pihak yang tidak jelas, serta memastikan informasi resmi hanya melalui kanal resmi BSI.
