Maraknya Judi Online di Medsos, Masyarakat Kian Terpuruk

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Judi Online di Media Sosial Bukan Rahasia Umum.

i

Keterangan Foto : Judi Online di Media Sosial Bukan Rahasia Umum.

Ikuti kami di Google News

Jakarta | Maraknya praktik judi online yang beredar di berbagai platform media sosial seperti Google, Facebook, Instagram, X, hingga TikTok semakin meresahkan masyarakat. Fenomena ini dinilai telah menghancurkan sendi ekonomi dan sosial, namun penanganannya dianggap belum menunjukkan hasil signifikan.

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Mutia Hafids, disebut belum memiliki progres nyata dalam menindak konten judi online.

Aksesnya terlalu mudah, semua orang bisa menemukan. Ini bukan lagi rahasia umum, tapi seperti dibiarkan,” kata pengamat media sosial, Agus Partaono. Ia bahkan mempertanyakan, apakah ada upaya dari pihak tertentu untuk melegalkan praktik ini, Jakarta 4 Oktober 2025.

Dampak judi online dirasakan luas oleh masyarakat. Dari sisi finansial, banyak orang terjerat utang, kehilangan harta, hingga mengalami kebangkrutan.

Maraknya Judi Online di Medsos, Masyarakat Kian Terpuruk I Teras Media

Secara psikologis, judi online memicu stres, depresi, dan kecemasan berkepanjangan.

Ketergantungan yang tercipta juga membuat pelaku sulit berhenti, bahkan berpotensi terjerumus pada tindak kriminal.

Secara sosial, kecanduan judi online menimbulkan konflik keluarga, isolasi dari lingkungan, hingga penurunan kualitas hidup. Dari aspek hukum, praktik ini jelas merupakan tindak pidana, termasuk membagikan atau mempromosikan konten perjudian.

Pakar menilai, upaya pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh. Mulai dari edukasi publik mengenai risiko dan bahaya judi online, regulasi ketat terhadap platform digital, hingga penyediaan layanan terapi perilaku dan kelompok pendukung bagi mereka yang kecanduan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sorot Kredit Macet, Ini Profil dan Gaji Rp12 Miliar Direksi LPEI
Hadapi Tantangan Global, PERADI Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif dan Lengkap
5 Potensi Cacat Prosedur Penyidikan Kasus Mantan Jampidsus, Jadi Dasar Kuat Ajukan Praperadilan
Modus Penipuan Berkedok Proyek di KPP Bekasi Barat: Pria Gunakan Dokumen Resmi Tipu Korban Rp50 Juta
Febrie Adriansyah Mantan Jampidsus Ditetapkan Tersangka, Berkas Kasus Batu Bara dan Lainnya Dilimpahkan ke Kejagung
Eks Jampidsus Tersangka, Sekjen Sahabat Presisi Beri Dua Jempol untuk Polri
LBH PERADI PROFESIONAL Ajukan Praperadilan: Tolak Penanganan Kasus Isi Ulang Gas Portable
Febrie Adriansyah Bantah Ada Kaitan Bisnis dengan Kafe di Cipete: Tunggu Hasil Penyidikan Polri
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:03 WIB

Sorot Kredit Macet, Ini Profil dan Gaji Rp12 Miliar Direksi LPEI

Senin, 13 Juli 2026 - 14:37 WIB

Hadapi Tantangan Global, PERADI Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif dan Lengkap

Senin, 13 Juli 2026 - 06:22 WIB

5 Potensi Cacat Prosedur Penyidikan Kasus Mantan Jampidsus, Jadi Dasar Kuat Ajukan Praperadilan

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:49 WIB

Modus Penipuan Berkedok Proyek di KPP Bekasi Barat: Pria Gunakan Dokumen Resmi Tipu Korban Rp50 Juta

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:00 WIB

Febrie Adriansyah Mantan Jampidsus Ditetapkan Tersangka, Berkas Kasus Batu Bara dan Lainnya Dilimpahkan ke Kejagung

Berita Terbaru