GERAK 08 Banten, MBG Potensi Jadi Jebakan Politik, Minta Presiden Prabowo Pertimbangkan Ulang

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto (Red).

i

Keterangan Foto (Red).

Ikuti kami di Google News

Banten | Dewan Perwakilan Wilayah Gerakan Ekonomi Kreatif (Gerak 08) Banten, Mohamad Rohim, meminta Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan ulang program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, program ini rawan ditunggangi pihak-pihak yang tidak suka terhadap Presiden dan bisa dijadikan alat untuk melemahkan kepercayaan publik.

“Insiden keracunan anak akibat MBG bukan sekadar kelalaian. Ada dugaan kuat bahwa kasus seperti ini bisa disengaja untuk menjerumuskan Presiden dan membenturkan beliau dengan rakyat,” ujar Rohim, Jumat (3/10).

Ia menilai, meski tujuan MBG mulia, risiko yang ditimbulkan sangat tinggi.

GERAK 08 Banten, MBG Potensi Jadi Jebakan Politik, Minta Presiden Prabowo Pertimbangkan Ulang I Teras Media

“Kalau makanan basi tentu ada tanda-tanda. Seharusnya ada pengawasan ketat sebelum makanan sampai ke anak-anak. Kalau tidak, kejadian keracunan bisa terus berulang dan dimanfaatkan sebagai senjata politik,” katanya.

Rohim juga menyoroti lingkaran orang dekat Presiden yang dinilainya tidak peka, bahkan ada yang diduga mengambil keuntungan pribadi dari program ini.

“Ini yang berbahaya. Justru orang dalam bisa berniat jahat, memakai MBG sebagai alat politik dan ekonomi dengan mengorbankan Presiden,” tegasnya.

Gerak 08 Banten sebagai relawan pendukung Prabowo menegaskan komitmennya untuk memberi masukan.

“Kami ingin menjaga Presiden dari pihak-pihak yang berniat jahat. Karena itu kami menyarankan agar MBG dihentikan dan diganti dengan program lain yang lebih aman, lebih sehat, dan tidak berisiko tinggi,” ujar Rohim.

Ia menambahkan, jika pemerintah tetap memaksakan MBG, potensi program ini dijadikan jebakan politik akan semakin besar.

“MBG ini sangat seksi. Kalau tidak diawasi, bisa menjadi alat untuk menjatuhkan Presiden secara langsung,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen
Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah
Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen

Rabu, 30 September 2026 - 21:07 WIB

Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 19:57 WIB

Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 11:40 WIB

Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung

Berita Terbaru