Harus Segera, Dapur Sekolah MBG Penggerak Sektor Usaha Kecil yang Nyata

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 3 September 2025 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dipercepat, solusinya dengan memberdayakan secara maksimal dapur-dapur sekolah, tidak hanya melalui dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Jumat (29/8/2025)

i

Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dipercepat, solusinya dengan memberdayakan secara maksimal dapur-dapur sekolah, tidak hanya melalui dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Jumat (29/8/2025)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Ketua Forum Komunikasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Republik Indonesia (FK-UKM RI), Wahyu Raja Intan mengapresiasi program Makan Bergizi Gratis yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya program ini memiliki daya ungkit untuk menggerakan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang nyata. Rantai pasok ke dapur MBG harus melibatkan para pelaku usaha kecil, hal ini menurut Wahyu Raja Intan sangat penting, jangan semuanya diserahkan ke pelaku usaha besar, justru porsinya harus lebih banyak ke sektor UMKM.

Terkait upaya mengaktifkan dapur sekolah sebagai dapur MBG, Ketua FK-UMKM RI sangat setuju, hal ini justru akan banyak melibatkan pelaku UMKM dan pemberdayaan warga masyarakat sekitar , serta penyerapan produk-porduk olahan lokal milik pelaku usaha kecil.

Ketua FK-UMKM menegaskan bahwa MBG yang dilakukan oleh pihak sekolah itu sendiri dapat memiliki beberapa kelebihan, dimana pengawasannya lebih baik, karena pihak sekolah bisa secara langsung ikut mengawasi, terutama untuk kualitas dan kebersihan manakan yang disajikannya.

Selain itu, lanjut Ketua FKUMKM RI, kustomisasi menu, pihak sekolah dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi siswa. Di samping itu juga lebih hemat dari sisi biaya, baik untuk distribusinya dan sekolah dapat menghemat biaya, karena mengelola dapur sendiri.

Dengan adanya Dapur Sekolah menurut Ketua FK-UMKM RI, justru akan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi berbagai persoalan program MBG yang ada selama ini, salah satunya memotong rantai disirtibusi, sehingga lebih efektif dan murah serta meminimalisir kerusakan makanan yang akan disajikan.

“Namu, di samping itu perlu diingat bahwa implementasi program MBG juga memerlukan perencanaan dan pengelolaan yang baik untuk memastikan keberhasilan dalam pelaksanaan program tersebut,” pungkas Wahyu Raja Intan, Ketua Forum Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Republik Indonesia.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Deteksi Dini Penyakit, Lapas Bekasi Pastikan Hak Kesehatan Warga Binaan Terpenuhi Layak
6 mahasiswa sudah DO, KJMU Digantung, SIGAP Desak Gubernur Bertindak
 Desil Setan Ancam Putus Kuliah: Ratusan Anak Buruh Jakarta Kehilangan Beasiswa KJMU
Usai Evakuasi 8 Pendaki Wanita, KOPAJA Soroti Persiapan Pendakian
Pentingnya Teknologi bagi Para Kader Bela Negara
Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?
Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:37 WIB

Deteksi Dini Penyakit, Lapas Bekasi Pastikan Hak Kesehatan Warga Binaan Terpenuhi Layak

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:40 WIB

6 mahasiswa sudah DO, KJMU Digantung, SIGAP Desak Gubernur Bertindak

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:16 WIB

 Desil Setan Ancam Putus Kuliah: Ratusan Anak Buruh Jakarta Kehilangan Beasiswa KJMU

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:54 WIB

Usai Evakuasi 8 Pendaki Wanita, KOPAJA Soroti Persiapan Pendakian

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:09 WIB

Pentingnya Teknologi bagi Para Kader Bela Negara

Berita Terbaru