COCOK…!Bara Api Beberkan Fakta Andika Capres Bukan Cawapres

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 13 Oktober 2022 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Ketua Umum Pimpinan Nasional Barisan Rakyat Andika Presiden Indonesia (Bara API) Adi Kurniawan, menilai munculnya deklarasi dukungan untuk Panglima TNI Andika Perkasa maju sebagai Cawapres mendampingi Anies Baswedan kurang tepat.

Adi menjelaskan, sosok Andika lebih layak dijadikan Calon Presiden (Capres) ketimbang sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres).

“Secara kapasitas dan kualitas, Bapak Panglima TNI Andika Perkasa menurut kami lebih pantas diusung sebagai Capres dibandingkan Cawapres,” jelas Adi kepada pers, di Jakarta (13/10).

Baca juga : Skema Prabowo Batal Nyapres, Bara API Tawarkan Andika ke Gerindra

Lebih lanjut, Adi menjelaskan rekam jejak Panglima TNI Andika sejauh ini adalah yang paling bersih bila dibandingkan dengan calon-calon (Presiden) lain.

“Beliau figur bersih dan tidak pernah berurusan dengan hukum. Komunikasi publik beliau selama memimpin TNI juga sangat baik. Kita tidak pernah mendengar pernyataan beliau yang picu kegaduhan,” terangnya.

Adi juga menegaskan bahwa kontestasi politik 2024 tidak melulu merujuk pada survei elektabilitas yang dibuat oleh sejumlah lembaga survei.

“Kita harus beri penegasan dalam hal ini. Soal kontestasi politik 2024, tidak melulu merujuk pada hasil survei. Di era digital ini, masyarakat kita hari ini sudah sangat cerdas dan kritis,” tegas Adi.

“Mereka bisa membedakan mana figur pemimpin yang memiliki kemampuan membangun negara, dengan pemimpin yang mengedepankan citra dibandingkan kerja,” beber Adi.

Mantan Relawan Jokowi di tahun 2019 lalu itu pun telah memberi instruksi khusus kepada seluruh Pimpinan Daerah Bara API untuk terus mengawal Panglima TNI Andika Perkasa sebagai Capres pilihan rakyat.

“Kami di jajaran Pimpinan Pusat hingga daerah, telah bermusyawarah dan mufakat untuk tetap mendukung pencalonan Jenderal Andika Perkasa sebagai Capres,” tukasnya.

“Seluruh pengurus Bara API di 34 Provinsi pun bersepakat untuk membuat gerakan sejuta tanda tangan untuk mendukung Panglima Andika sebagai Capres,” pungkasnya.

Sebelumnya, ramai diberitakan kemunculan Relawan Anies-Andika 2024 (AK 24). Kemunculan kelompok relawan ini menanggapi deklarasi Anies Baswedan sebagai capres yang diusung oleh Partai Nasdem. Kelompok relawan ini bergegas mendorong Anies berpasangan dengan Andika sebagai Capres-cawapres. Namun, kelompok relawan Andika yang sudah terbentuk hampir satu tahun setengah ini menyatakan dengan tegas bahwa Andika lebih layak menjadi capres, bukan cawapres. (Deni)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sambut Baik Kenaikan Tukin TNI-Kemhan, Komisi I DPR: Harus Sejalan Peningkatan Kinerja
Bandingkan dengan SBY, Jerry Massie: Perilaku Jokowi Tak Beretika dan Penuh Dustaan
Fery Radiansyah, Sang Konsolidator Desa di Balik Seminar Nasional KDKMP Makassar
Apresiasi Polres Tangsel Musnahkan 46 Juta Butir Obat Ilegal, Ombudsman: Bentuk Nyata Lindungi Masyarakat
Hampir 6 Bulan, Korban Kecelakaan Kerja MBG Belum Dapat Perlindungan Negara
PPBN RI Audiensi di Unhan RI membahas kegiatan Sumpah Pemuda 2026
Aji Kalbu Pribadi Bawa Pengalaman Lengkap ke Kejari Kukar
LATAMLA: Hentikan Pembahasan AMDAL PT FENI HALTIM, Aktivitas Diduga Langgar UU
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Sambut Baik Kenaikan Tukin TNI-Kemhan, Komisi I DPR: Harus Sejalan Peningkatan Kinerja

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Bandingkan dengan SBY, Jerry Massie: Perilaku Jokowi Tak Beretika dan Penuh Dustaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Fery Radiansyah, Sang Konsolidator Desa di Balik Seminar Nasional KDKMP Makassar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Apresiasi Polres Tangsel Musnahkan 46 Juta Butir Obat Ilegal, Ombudsman: Bentuk Nyata Lindungi Masyarakat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Hampir 6 Bulan, Korban Kecelakaan Kerja MBG Belum Dapat Perlindungan Negara

Berita Terbaru