Pemerintah Akan Impor 3 Juta Ton Susu untuk Program Makan Gratis

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 31 Juli 2024 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Gibran Rakabuming Wakil Presiden terpilih saat membagikan susu di masyarakat.

i

Keterangan Foto: Gibran Rakabuming Wakil Presiden terpilih saat membagikan susu di masyarakat.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut akan mengundang investor peternakan sapi induk asal Vietnam untuk mendukung program makan bergizi dan susu gratis dari presiden terpilih Prabowo Subianto. Saat ini, pemerintah memenuhi program susu gratis dari impor.

“Ini sementara akan kami undang, dia akan datang, dia membutuhkan 100.000 hektare lahan, pemerintah siapkan dan mereka siap memproduksi susu 1,8 juta ton,” ujar Amran usai acara Hari Ulang Tahun ke-3 Badan Pangan Nasional (Bapanas), dikutip Senin (29/7/2024).

Amran belum bisa memastikan besaran investasi yang masuk untuk dukungan program masa pemerintahan selanjutnya. Namun, nantinya, sapi induk yang akan diimpor dari Vietnam akan ditempatkan di Sumatra atau di wilayah Indonesia Timur.

“Rencana kita mungkin di wilayah Timur atau Sumatra atau Lampung, Pulau Sumatra karena Kalimantan iklimnya agak dingin,” ujar dia.

Kepada wartawan di Jakarta dilaporkan, adapun kebutuhan untuk program makan bergizi dan susu gratis, kata Amran, membutuhkan pasokan bawang, cabai, beras, telur, ikan hingga ayam. Dari bahan-bahan pangan tersebut, dia memastikan akan dipasok dari dalam negeri.

“Semua ini harapan kita adalah dipenuhi dalam negeri, kalau ini dipenuhi dalam negeri, ini akan menggerakkan ekonomi pedesaan, menggerakkan ekonomi desa. Bayangkan kalau berapa triliun bergerak di desa itu bisa mengangkat pertumbuhan ekonomi kita,” ungkap Amran.

Sedangkan, untuk kebutuhan susu dalam program yang dilaksanakan pada 2025 itu masih dilakukan secara impor dan tambahan dari dalam negeri. Pemerintah direncanakan impor tiga juga ton susu.

“Kami impor 3 juta ton. Nah mudah-mudahan ke depan kita bisa membuat program lima tahun ke depan kita buat program menekan impor kita,” tutur dia.

Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan presiden terpilih Prabowo Subianto telah menyepakati anggaran program makan bergizi dan susu gratis pada 2025 sebesar Rp71 triliun. Kesepakatan ini diambil setelah perwakilan pemerintah bertemu dengan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka beberapa waktu lalu.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam Konferensi Pers Kondisi Fundamental Ekonomi Terkini dan RAPBN 2025, di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2024). Pihak pemerintah diwakili Airlangga dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

“Dalam rapat tersebut, Bapak Presiden terpilih (Prabowo Subianto) dan pemerintah hari ini, pemerintah sekarang, telah sepakat dan setuju dengan kesadaran makro yang sekarang dalam pembahasan DPR,” kata Airlangga.

Sementara itu, Sri Mulyani mengatakan, anggaran makan gratis akan diberikan secara bertahap. Bujet sebesar Rp71 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 adalah anggaran tahap awal program.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dorong Akses Buku Digital, Adde Rosi Sosialisasikan SIBI ke Kabupaten Lebak
Mengabdi 36 Tahun, H. Sanusi Justru Dituduh Menggelapkan; Tim Hukum Minta Polisi Hentikan Kasus
MataHukum: KPK Jangan Tebang Pilih Lindungi Aldison, Ronald Cs di Kemendag
Ditbinmas Polda Metro Jaya Gandeng BPPKB Banten HDS Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Dave Laksono Dukung Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Usai Lima Peserta Meninggal
Komisi I DPR Soroti Maraknya Judi Online, Minta Pemerintah Bertindak Lebih Keras
Jalin Hubungan Baik ke Depan Warga Desa Nifasi, PT Kristalin Ekalestari Ajak Forum Diskusi
HANI 2026, BNN Perkuat Pencegahan Narkotika Lewat Gerakan Ananda Bersinar
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:12 WIB

Dorong Akses Buku Digital, Adde Rosi Sosialisasikan SIBI ke Kabupaten Lebak

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:28 WIB

Mengabdi 36 Tahun, H. Sanusi Justru Dituduh Menggelapkan; Tim Hukum Minta Polisi Hentikan Kasus

Senin, 29 Juni 2026 - 23:11 WIB

MataHukum: KPK Jangan Tebang Pilih Lindungi Aldison, Ronald Cs di Kemendag

Senin, 29 Juni 2026 - 14:20 WIB

Ditbinmas Polda Metro Jaya Gandeng BPPKB Banten HDS Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:50 WIB

Dave Laksono Dukung Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Usai Lima Peserta Meninggal

Berita Terbaru