Doa Bangsa Aktifkan Wakaf Produktif di Kota Bogor

Teras Media

- Penulis

Sabtu, 28 September 2024 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Bogor – LW Doa Bangsa kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung ekonomi syariah melalui program wakaf produktif, kali ini dengan memberikan dukungan kepada usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Kota Bogor.

Wakaf produktif diberikan kepada Mie Ayam Mang Iyus_, sebuah UMK kuliner yang dikelola oleh Bapak Maulana Yusuf. Usaha ini telah memiliki izin usaha resmi dan bersertifikat halal dengan nomor ID32110018018900524, Bogor, Selasa, 24 September 2024

Dalam program ini, LW Doa Bangsa mengedepankan konsep wakaf produktif sebagai salah satu langkah strategis untuk memperkuat perekonomian umat berbasis wakaf. Dukungan terhadap Mie Ayam Mang Iyus tidak hanya berperan dalam memperluas kapasitas usaha, namun juga memberikan dampak positif dalam mendorong kesejahteraan masyarakat sekitar.

Ketua Tim Penggerak Wakaf Uang Kementerian Agama Kota Bogor, Drs. H. Komarudin, memberikan apresiasi kepada LW Doa Bangsa yang mulai berinvestasi di UMK seperti Usaha Mie Ayam.

“Program yang memiliki keberpihakan kepada UMK dengan basis wakaf uang ini merupakan bagian dari program inkubasi wakaf produktif yang kami jalankan untuk membangun ekosistem ekonomi syariah yang saling mensejahterakan.

Kami menjamin usaha ini akan berjalan dengan baik dan akan menjadi percontohan pengembangan usaha dengan permodalan yang berbasis wakaf bagi pelaku UMK lainnya, terlebih gerakan Wakaf Uang di Dana Abadi Bogor Maslahat, juga telah dilaunching untuk kemajuan UMK, Kemakmuran Masjid, Lembaga Pendidikan, Sosial, termasuk kesehatan. Mari kita jadikan Wakaf Uang sebagai bagian dari gaya hidup kita.” Tegas H. Komarudin.

H. Ayep Zaki, S.E., M.M., selaku Dewan Pengarah LW Doa Bangsa, memberikan dukungannya terhadap program ini. Beliau menyatakan, “Program wakaf produktif ini adalah wujud nyata dari komitmen kami dalam mengembangkan ekonomi syariah melalui UKM. Wakaf bukan hanya soal amal, tetapi juga dapat dijadikan modal usaha produktif yang bermanfaat bagi umat dan berkelanjutan.

Kami sangat bersyukur dapat mendukung giat Wakaf Produktif di kota Bogor ini, apalagi dipertautkan dengan program Halal. Halal berbasis Wakaf ini bila dijalankan dengan penuh komitmen dan konsisten, optimisme kebangkitan peradaban yang penuh berkah akan menguat dan terwujud dalam kenyataan yang kelak selanjutnya kita akan wariskan kepada generasi penerus.

Ketua LW Doa Bangsa Entus Wahidin AQ. CWC. menambahkan, “Kami ingin menunjukkan bahwa wakaf produktif dapat menjadi instrumen yang kuat untuk menggerakkan perekonomian, terutama bagi usaha-usaha kecil seperti Mie Ayam Mang Iyus. Dengan dukungan ini, kami berharap UKM dapat semakin berkembang, menciptakan lapangan kerja, dan tentunya ikut berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.”

Program wakaf produktif ini selaras dengan visi LW Doa Bangsa selaku Nazhir untuk mendukung pertumbuhan usaha kecil berbasis wakaf yang memiliki potensi besar dalam membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.

Bapak Maulana Yusuf sebagai pengelola Mie Ayam Mang Iyus menyambut baik inisiatif ini dan berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak yang nyata bagi pertumbuhan usahanya.

Wakaf produktif menjadi solusi efektif dalam meningkatkan permodalan bagi UMK serta memastikan pengelolaan aset wakaf yang lebih bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Peringati Hari Lahir Pancasila, Firman Soebagyo Soroti Kesenjangan Ekonomi hingga Polarisasi Identitas
Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta
Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang
Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi
Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis
Pemindahan Alun-Alun Kepanjen Dipertanyakan, DPRD Minta Dokumen Lengkap
Firman Soebagyo Desak Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu, Harga TBS Petani Terpuruk
Temuan BPK: Potensi Rugi Rp1,3 Triliun, Kejari Karawang Segel PT BAS, Kejagung Diminta Bertindak
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:52 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Firman Soebagyo Soroti Kesenjangan Ekonomi hingga Polarisasi Identitas

Senin, 1 Juni 2026 - 12:29 WIB

Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta

Senin, 1 Juni 2026 - 00:15 WIB

Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:26 WIB

Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:35 WIB

Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis

Berita Terbaru