GBK Digunakan Relawan, Muncul Narasi Rambut Putih dan Kambing Hitam

Teras Media

- Penulis

Senin, 28 November 2022 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Penulis : Teuku Neta Firdaus adalah Direktur Eksekutif The Jokowi Center

Terasmedia.co Jakarta – Acara silaturahmi relawan Jokowi di GBK menimbulkan kegerahan beberapa pihak. Pernyataan kontraproduktif terhadap kegiatan pada Sabtu lalu itu mungkin karena “kode keras” pak Jokowi yang menyebutkan ciri-ciri kepemimpinan merakyat itu (diantaranya) berambut putih.

Pernyataan bernada emosi dari petinggi PDIP mungkin terjadi karena sosok rambut putih belum mendapat restu, kelakar pak Jokowi dianggap tidak sesuai dengan harapan PDIP, padahal yang menyebut rambut putih dan berambut putih keduanya kader hebat PDIP.

Kecaman dari beberapa pihak menjadikan relawan Jokowi seperti kambing hitam. Tuduhan yang saling menyalahkan dan merendahkan harusnya tidak perlu terjadi, tidak boleh mengkresditkan siapapun, jangan ada pilih-kasih terhadap relawan, jangan ada anak tiri – anak kandung, harusnya kalau ada yang keliru dikonfirmasi dan diarahkan, tidak perlu mengumbar ke publik.

Baca juga : Pembacaan Putusan Kasus Meme Stupa Mirip Jokowi di PN Jakarta Barat, Roy Suryo Malah Tak Hadir

Setelah pilpres berlalu kenapa kegiatan silaturahmi semacam itu diharamkan. Beberapa kegiatan relawan sebelumnya Presiden Jokowi hadir, tidak ada suara sumbang dari PDIP. Dari judul kegiatan saja maknanya sangat mulia, “Nusantara Bersatu”, disela kegiatan ada penyerahan bantuan untuk korban bencana Cianjur. Dipastikan tidak ada rapat tertutup yang membahas permintaan jabatan atau bagi-bagi proyek, baik sebelum acara maupun setelahnya. Sudah tua jangan terlalu su’udhon.

Tidak perlu menyebut Jokowi dijebak dan dipaksa hadir, seolah-olah pak Jokowi hadir karena ada todongan atau panitia acara mewek-mewek minta pak Jokowi hadir, yang diundang dan yang hadir sama-sama senang dengan kesuksesan acara tersebut, tidak ada jebakan, dipastikan acara tersebut tidak menganggu apalagi menurunkan kewibawaan Presiden Jokowi.

Relawan pernah berjuang, bersungguh-sungguh berkerja, tanpa lelah untuk kemenangan di Pilgub DKI dan Pilpres 2014 dan 2019. Relawan tetap setia sampai saat ini, harusnya diapresiasi, bukan memusuhi relawan dan rambut putih hehe.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

CBA Minta KPK Usut Dugaan Pemborosan Anggaran Podcast DPRD Banten
RUU PPRT Didorong Segera Disahkan, DPR Diminta Hadirkan Keadilan bagi PRT di Hari Kartini
IndexPolitica: Purbaya, AHY, dan Nusron Jadi Menteri Terbaik
Sehari Menjelang Putusan Rp119 Triliun, KPK Waspada Dugaan Suap Bernilai Puluhan Juta Dolar
Dilan 1997: Saat Melodi dan Senyum Menjadi Satu Cerita
Kawalan Pembangunan, Kajati Jabar Pastikan Proyek Patimban Berjalan Sesuai Rencana
Lewat Musyawarah, Perselisihan di Langkat Berakhir dengan Saling Memaafkan
Doli Kurnia Imbau Kader Golkar Tenang, Kasus Nus Kei Diserahkan ke Hukum
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 18:22 WIB

CBA Minta KPK Usut Dugaan Pemborosan Anggaran Podcast DPRD Banten

Selasa, 21 April 2026 - 17:58 WIB

RUU PPRT Didorong Segera Disahkan, DPR Diminta Hadirkan Keadilan bagi PRT di Hari Kartini

Selasa, 21 April 2026 - 16:47 WIB

Sehari Menjelang Putusan Rp119 Triliun, KPK Waspada Dugaan Suap Bernilai Puluhan Juta Dolar

Selasa, 21 April 2026 - 15:54 WIB

Dilan 1997: Saat Melodi dan Senyum Menjadi Satu Cerita

Selasa, 21 April 2026 - 14:02 WIB

Kawalan Pembangunan, Kajati Jabar Pastikan Proyek Patimban Berjalan Sesuai Rencana

Berita Terbaru