Solidaritas Indonesia untuk Palestina, Delegasi IDE Tiba di Yordania

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – The Institute of Democracy and Education (IDE) Indonesia mengirimkan delegasi kemanusiaan ke Yordania dalam rangka pelaksanaan Humanitarian Project untuk membantu pengungsi Palestina yang tinggal di sejumlah kamp pengungsian, Selasa (24/2/2026).

Program ini dilaksanakan sebagai respons atas kondisi kemanusiaan yang semakin berat, khususnya di tengah musim dingin, dengan menyalurkan bantuan berupa pakaian hangat, makanan, serta kebutuhan dasar lainnya.

Kegiatan kemanusiaan ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Yordania serta bekerja sama dengan yayasan kemanusiaan lokal yang selama ini aktif mendampingi para pengungsi Palestina.

Pendiri IDE Indonesia, Gugun Gumilar, secara resmi melepas keberangkatan tiga delegasi IDE Indonesia yang akan bertugas langsung di Yordania. Ia menegaskan bahwa misi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan solidaritas bangsa Indonesia terhadap perjuangan dan penderitaan rakyat Palestina.

“Solidaritas kemanusiaan adalah panggilan nurani. IDE Indonesia hadir untuk menyampaikan pesan bahwa Indonesia tidak pernah absen dalam membela nilai kemanusiaan dan mendukung kemerdekaan Palestina. Bantuan ini adalah wujud empati sekaligus sikap keberpihakan yang tegas,” tutur Gugun.

Delegasi IDE Indonesia yang diberangkatkan dipimpin oleh Ketua IDE Indonesia, Nata Sutisna, bersama Ketua Bidang Sosial, Sheila Syakira, dan Ketua Bidang Pendidikan, Zalfa Zahirah. Mereka akan terlibat langsung dalam proses penyaluran bantuan serta berinteraksi dengan komunitas pengungsi Palestina di lapangan.

Ketua IDE Indonesia, Nata, menyampaikan bahwa keberangkatan delegasi ini membawa amanah solidaritas dari masyarakat Indonesia, khususnya keluarga besar IDE Indonesia.

“Kami membawa pesan solidaritas dan kemanusiaan dari Indonesia. Kehadiran kami di kamp pengungsi Palestina bukan hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga untuk menyampaikan harapan dan dukungan bahwa rakyat Palestina tidak sendirian dalam memperjuangkan hak dan kemerdekaannya,” kata Nata.

Melalui kegiatan ini, IDE Indonesia berharap dapat terus berkontribusi aktif dalam gerakan kemanusiaan global serta memperkuat peran generasi muda Indonesia dalam menyuarakan nilai keadilan dan solidaritas internasional.

Penulis : Yusuf

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Peringati Hari Lahir Pancasila, Firman Soebagyo Soroti Kesenjangan Ekonomi hingga Polarisasi Identitas
Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta
Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang
Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi
Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis
Pemindahan Alun-Alun Kepanjen Dipertanyakan, DPRD Minta Dokumen Lengkap
Firman Soebagyo Desak Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu, Harga TBS Petani Terpuruk
Temuan BPK: Potensi Rugi Rp1,3 Triliun, Kejari Karawang Segel PT BAS, Kejagung Diminta Bertindak
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:52 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Firman Soebagyo Soroti Kesenjangan Ekonomi hingga Polarisasi Identitas

Senin, 1 Juni 2026 - 12:29 WIB

Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta

Senin, 1 Juni 2026 - 00:15 WIB

Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:26 WIB

Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:35 WIB

Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis

Berita Terbaru