Iran Siap Perang 6 Bulan Lawan AS–Israel

Avatar photo

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Perang antara Iran dan aliansi Amerika Serikat-Israel terus meluas dan memasuki pekan kedua. Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Minggu (8/3/2026) menyatakan negaranya siap menghadapi perang intensif hingga 6 bulan melawan kedua negara tersebut, di tengah rangkaian serangan baru yang mengguncang sejumlah negara di Timur Tengah.

Juru bicara Garda Revolusi, Ali Mohammad Naini, menyatakan Iran mampu mempertahankan “perang intens” selama 6 bulan dengan intensitas pertempuran saat ini.

Ia juga mengatakan Iran sejauh ini baru menggunakan rudal generasi pertama dan kedua.

Namun dalam beberapa hari ke depan, Iran disebut akan mengerahkan rudal jarak jauh yang lebih canggih dan jarang digunakan.

Dilansir AFP, ketegangan kawasan makin meningkat setelah Israel mengumumkan serangan terhadap sejumlah komandan Iran di sebuah hotel tepi laut di pusat Beirut, Lebanon. Serangan tersebut terjadi di tengah rangkaian serangan lintas negara yang turut berdampak pada Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, hingga Kuwait.

Di saat bersamaan, Arab Saudi melaporkan berhasil mencegat gelombang drone yang menuju sejumlah target, termasuk kawasan diplomatik di ibu kota Riyadh. Kuwait juga mengungkapkan bahwa serangan drone menghantam tangki bahan bakar di bandara internasional negara tersebut.

Serangan terhadap fasilitas penyimpanan bahan bakar penerbangan Kuwait memicu kekhawatiran baru terhadap stabilitas pasokan energi global. Situasi itu diperparah setelah perusahaan minyak nasional Kuwait mengumumkan pemangkasan produksi minyak mentah akibat ancaman terhadap Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas dunia.

Di Iran sendiri, pemerintah menuduh AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sebuah depot minyak di ibu kota Teheran pada Sabtu. Serangan tersebut menjadi laporan pertama yang menyasar infrastruktur minyak Republik Islam sejak konflik dimulai.

Militer Israel mengonfirmasi bahwa mereka menargetkan sejumlah fasilitas penyimpanan bahan bakar di Teheran.

Israel menyebut serangan itu menyasar sejumlah fasilitas BBM Iran yang digunakan untuk mengoperasikan infrastruktur militer.

Militer Israel juga meluncurkan gelombang serangan baru di seluruh pada Minggu.

Serangan tersebut terjadi setelah Israel melakukan serangan presisi terhadap sejumlah “komandan kunci” di Pasukan Quds, unit operasi luar negeri IRGC, di sebuah hotel yang terletak di kawasan wisata pusat Beirut.

Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan sedikitnya empat orang tewas akibat serangan di hotel tersebut.

Adapun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan negaranya akan melanjutkan operasi militer terhadap Iran dengan kekuatan penuh.

Ia sebelumnya menyatakan Israel akan melanjutkan perang “dengan seluruh kekuatan kami.”

Netanyahu juga disebut memiliki rencana untuk menghapus kepemimpinan Iran setelah serangan gabungan AS-Israel pekan lalu menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang kemudian memicu konflik regional yang lebih luas.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

KOSMAK Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Usulkan Copot Jaksa Agung
Sudah Sebulan Belum Ditindaklanjuti, Lansia 83 Tahun Penjaga Tanah Wakaf Terancam Demo di Mabes Polri
Gede Sandra: Patriot Bond Solusi Pulihkan Kerugian SDA Akibat Praktik Transfer Pricing
PMI Manufaktur Anjlok ke 46,9, Infast Bestari Dorong Kemenperin Percepat Langkah Konkret
Mantan Kapuspenkum RJ Soehandoyo: Persatuan dan Doa Kunci Pulihkan Kehormatan Korps Adhyaksa
Kemendagri Tunjuk Bank Banten sebagai BPD Percontohan Implementasi Transaksi Elektronifikasi Dalam Peningkatan PAD 
Penetapan Febrie Adriansyah Tersangka, BaraNusa Minta Kasus Batu Bara Dibongkar Hingga Tuntas
Aktivis Anti Korupsi : Pihak Tertentu Giring Opini Serang Menteri PU
Berita ini 44 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:50 WIB

KOSMAK Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Usulkan Copot Jaksa Agung

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:06 WIB

Sudah Sebulan Belum Ditindaklanjuti, Lansia 83 Tahun Penjaga Tanah Wakaf Terancam Demo di Mabes Polri

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:01 WIB

PMI Manufaktur Anjlok ke 46,9, Infast Bestari Dorong Kemenperin Percepat Langkah Konkret

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:58 WIB

Mantan Kapuspenkum RJ Soehandoyo: Persatuan dan Doa Kunci Pulihkan Kehormatan Korps Adhyaksa

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:34 WIB

Kemendagri Tunjuk Bank Banten sebagai BPD Percontohan Implementasi Transaksi Elektronifikasi Dalam Peningkatan PAD 

Berita Terbaru