Fasilitas Energi Iran Diserang Israel, IRGC Ancam Harga Minyak Tembus US$200

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Konflik antara Iran dan Israel kembali memanas setelah serangan udara Tel Aviv menghantam sejumlah fasilitas energi di sekitar ibu kota Teheran. Ketegangan ini memicu ancaman balasan dari Iran terhadap fasilitas minyak negara-negara di kawasan Teluk dan meningkatkan kekhawatiran gangguan besar terhadap ekonomi global.

Menurut laporan The Guardian, serangan udara yang dilakukan militer Israel menghantam sedikitnya lima lokasi energi di sekitar Teheran pada Minggu. Ledakan tersebut memicu bola api besar dan kepulan asap hitam yang menyelimuti langit kota.

Perusahaan distribusi minyak Iran melaporkan empat pekerja tewas akibat serangan terhadap fasilitas penyimpanan bahan bakar. Ledakan juga terdengar hingga kota Karaj yang berada di dekat ibu kota.

Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) memperingatkan bahwa Iran siap membalas jika serangan terhadap infrastruktur energi terus berlanjut.

“Jika Anda bisa menoleransi harga minyak lebih dari US$200 per barel (sekitar Rp3,1 juta per barel), lanjutkan permainan ini,” ujar juru bicara IRGC, seperti dikutip media pemerintah Iran, Senin (9/3/2026).

Ancaman tersebut memicu kekhawatiran pasar energi global, mengingat Iran menyumbang sekitar 4% produksi minyak dunia, dengan sebagian besar ekspornya dikirim ke China.

Di tengah meningkatnya ketegangan, pemerintah Amerika Serikat berupaya menenangkan pasar energi. Menteri Energi AS, Chris Wright, menegaskan bahwa Washington tidak akan menargetkan infrastruktur energi Iran.

“Serangan terhadap fasilitas minyak Iran dilakukan oleh Israel. Amerika Serikat tidak akan menargetkan infrastruktur energi Iran,” kata Wright

Ia menilai potensi gangguan terhadap pasokan minyak dan gas global kemungkinan hanya berlangsung sementara. “Gangguan pasokan energi kemungkinan hanya akan berlangsung singkat, paling lama beberapa minggu,” ujarnya.

Di sisi lain, dinamika politik di Iran juga berubah cepat. Para ulama yang memiliki kewenangan memilih pemimpin tertinggi Iran mengumumkan bahwa Mojtaba Khamenei terpilih sebagai pemimpin tertinggi baru menggantikan ayahnya, Ali Khamenei.

Dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah, majelis ulama menyebut keputusan tersebut diambil melalui “pemungutan suara yang menentukan” dan menyerukan rakyat Iran untuk bersatu mendukung kepemimpinan baru.

Pengangkatan Mojtaba Khamenei menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya sejak Iranian Revolution, posisi pemimpin tertinggi Iran berpindah dari ayah kepada anak.

Namun langkah tersebut berpotensi memicu ketegangan lebih lanjut dengan Donald Trump yang sebelumnya menyatakan hasil tersebut tidak dapat diterima. Trump bahkan memperingatkan bahwa pemimpin tertinggi Iran berikutnya “tidak akan bertahan lama” jika Teheran tidak mendapatkan persetujuannya terlebih dahulu.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

KOSMAK Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Usulkan Copot Jaksa Agung
Sudah Sebulan Belum Ditindaklanjuti, Lansia 83 Tahun Penjaga Tanah Wakaf Terancam Demo di Mabes Polri
Gede Sandra: Patriot Bond Solusi Pulihkan Kerugian SDA Akibat Praktik Transfer Pricing
PMI Manufaktur Anjlok ke 46,9, Infast Bestari Dorong Kemenperin Percepat Langkah Konkret
Mantan Kapuspenkum RJ Soehandoyo: Persatuan dan Doa Kunci Pulihkan Kehormatan Korps Adhyaksa
Kemendagri Tunjuk Bank Banten sebagai BPD Percontohan Implementasi Transaksi Elektronifikasi Dalam Peningkatan PAD 
Penetapan Febrie Adriansyah Tersangka, BaraNusa Minta Kasus Batu Bara Dibongkar Hingga Tuntas
Aktivis Anti Korupsi : Pihak Tertentu Giring Opini Serang Menteri PU
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:50 WIB

KOSMAK Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Usulkan Copot Jaksa Agung

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:06 WIB

Sudah Sebulan Belum Ditindaklanjuti, Lansia 83 Tahun Penjaga Tanah Wakaf Terancam Demo di Mabes Polri

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:01 WIB

PMI Manufaktur Anjlok ke 46,9, Infast Bestari Dorong Kemenperin Percepat Langkah Konkret

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:58 WIB

Mantan Kapuspenkum RJ Soehandoyo: Persatuan dan Doa Kunci Pulihkan Kehormatan Korps Adhyaksa

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:34 WIB

Kemendagri Tunjuk Bank Banten sebagai BPD Percontohan Implementasi Transaksi Elektronifikasi Dalam Peningkatan PAD 

Berita Terbaru