Terasmedia.co Jakarta – Sosok politisi Ahmad Sahroni kembali menjadi sorotan, usai kembali lagi aktif di DPR RI setelah dinonaktifkan setengah tahun, ia mengaku akan menyalurkan gajinya untuk masyarakat yang membutuhkan.
Ahmad Sahroni yang saat ini dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR mengatakan akan menyerahkan gajinya melalui Yayasan Kita Bisa.
“Mungkin, gaji gue sebagai anggota DPR, mau gue serahkan ke Yayasan Kita Bisa, agar dapat dipergunakan sebagaimana mesti membantu mereka-mereka yang membutuhkan,” kata Ahmad Sahroni, Selasa (10/3/2026)
Sahroni mempercayakan sepenuhnya pada Yayasan Kita Bisa terkait penyaluran sumbangan yang bersumber dari gaji yang diterimanya sebagai Wakil Rakyat untuk disalurkan pada masyarakat yang membutuhkan.
“Biarlah “Kita Bisa” yang tahu ke mana-mana yang perlu diberikan bantuan yang paling mendesak dan berguna bagi mereka,” ujarnya.
“Kalau kita menyalurkan sendiri kan terkadang, ya, ada yang tidak tahu, ada yang nggak. Kalau kita menyerahkan ke Kita Bisa kan itu dilaporkan secara di ruang terbuka, di ruang publik,” tuturnya.
Ia menyampaikan komitmennya untuk tidak menerima gajinya sebagai anggota DPR hingga masa jabatannya pada tahun 2029 mendatang.
“Gaji, ya nggak terima, sampai akhir jabatan. Jadi nanti kan kesekjenan kirim (gaji) ke rekening pribadi. Jadi gue bisa bikin autodebet langsung ke rekening Kitabisa,” jelasnya.
Diketahui, sebelumnya politisi dari Partai NasDem tersebut sempat dinonaktifkan selama enam bulan sejak akhir Agustus 2025 lalu.
Ahmad Sahroni dinonaktifkan pasca diputus oleh sidang Mahkamah Dewan Kehormatan (MKD) DPR. Sang politisi pernah menjadi sorotan buntut ucapannya yang diduga telah menyinggung perasaan rakyat.












