Jerry Massie: Menpar Widiyanti Tak Kuasai Materi, Harus Segera Dicopot

Avatar photo

- Penulis

Senin, 13 April 2026 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, Senin (13/4/2026)

i

Keterangan foto : Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, Senin (13/4/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, kembali menjadi sorotan tajam publik usai momen Rapat Dengan Pendapat (RDP) bersama Komisi VII DPR RI pada Rabu, 1 April 2026 viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, Widiyanti terlihat jelas kesulitan dan kebingungan saat menjelaskan rincian laporan anggaran kementeriannya senilai Rp1,46 triliun.

Direktur Eksekutif Political Public and Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menilai penampilan menteri tersebut sangat memprihatinkan. Menurutnya, Widiyanti dinilai sama sekali tidak menguasai materi yang dipaparkan, bahkan data dan angka yang disajikan terlihat tidak sinkron dan penuh ketidaksesuaian.

“Ini bukan soal salah hitung kecil, tapi soal fundamental. Seorang menteri harus paham betul setiap angka dan kebijakan yang ia bawa ke parlemen. Faktanya, Ibu Menteri terlihat gelagapan, ragu-ragu, bahkan harus sering menoleh ke staf hanya untuk menjawab pertanyaan dasar,” ujar Jerry Massie, Senin (13/4/2026).

Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Daulay, menemukan banyak kejanggalan, terutama pada pos anggaran tugas pembantuan dan program pemasaran. Angka-angka yang disajikan dinilai tidak konsisten, tidak eksak, dan berpotensi menimbulkan salah tafsir dalam pengawasan anggaran negara. Saleh bahkan menegaskan keras bahwa data tidak boleh hanya berupa perkiraan “sekitar” atau “kira-kira”.

Jerry menekankan, kondisi ini menunjukkan ketidaksiapan dan kurangnya profesionalisme dalam memimpin kementerian strategis yang mengelola anggaran besar.

“Bagaimana mungkin kita percayakan pengelolaan sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi, jika pemimpinnya tidak paham bahkan data anggarannya sendiri? Data yang berantakan bisa berakibat fatal pada penyaluran dana yang tidak tepat sasaran dan pemborosan negara,” tegasnya.

Melihat kondisi tersebut, Jerry Massie mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengambil langkah tegas. Ia menyarankan agar posisi Widiyanti Putri Wardhana sebagai Menteri Pariwisata dicopot dari jabatannya.

“Sudah waktunya dilakukan perombakan. Kita butuh pemimpin yang kompeten, paham teknis, dan siap bekerja keras. Jika tidak mampu menguasai materi dasar seperti anggaran, maka sudah sepatutnya memberi jalan kepada yang lebih mampu. Rakyat tidak bisa menunggu,” pungkas Jerry Massie.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Anggaran Baju Dinas Gubernur Malut Rp990 Juta Disorot, CBA Minta Kejagung Turun Tangan
Peringati Hari Lahir Pancasila, Firman Soebagyo Soroti Kesenjangan Ekonomi hingga Polarisasi Identitas
Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta
Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang
Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi
Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis
Pemindahan Alun-Alun Kepanjen Dipertanyakan, DPRD Minta Dokumen Lengkap
Firman Soebagyo Desak Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu, Harga TBS Petani Terpuruk
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:14 WIB

Anggaran Baju Dinas Gubernur Malut Rp990 Juta Disorot, CBA Minta Kejagung Turun Tangan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:52 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Firman Soebagyo Soroti Kesenjangan Ekonomi hingga Polarisasi Identitas

Senin, 1 Juni 2026 - 12:29 WIB

Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta

Senin, 1 Juni 2026 - 00:15 WIB

Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:26 WIB

Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi

Berita Terbaru