Baranusa Desak Presiden Evaluasi Kapolri

Teras Media

- Penulis

Senin, 1 Agustus 2022 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co Jakarta – Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara (Bara Nusa), Adi Kurniawan soroti kinerja “Polri Presisi” dalam mengusut tuntas kasus tewasnya Brigadir Joshua di kediaman mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol. Ferdy Sambo.

Menurutnya, “Polri Presisi” ala Kapolri Jenderal Listyo Sigit yang dikenal begitu prediktif, responsif, transparan dan berkeadilan, seperti kehilangan sihirnya dalam menangani kasus tewasnya Brigadir Joshua.

“Katanya, Polri Presisi ala Kapolri Listyo Sigit itu begitu prediktif, responsif, transparan dan berkeadilan dalam menuntaskan perkara.”

“Tapi entah mengapa, dalam kasus kriminal murni seperti ini, Polri Presisi seperti kehilangan sihirnya?” Ungkap Adi kepada wartawan, di Jakarta (01/8).

Baca juga : Ungkap Kasus Brigadir J, Kidung Tirto Dukung Kapolri Bentuk Tim Khusus

Pria yang juga dikenal sebagai pendukung militan Presiden Jokowi pada Pilpres tahun lalu itu, sangat menyayangkan ekses atau konsekuensi yang ditimbulkan dari lambannya penanganan kasus tersebut.

“Ekses atau konsekuensi logis dari lambannya penanganan kasus yang menjadi perhatian nasional ini, telah memicu gelombang pertanyaan dan kecurigaan masyarakat terhadap institusi Polri.”

“Kalau sudah begini, sorot mata masyarakat tidak lagi tertuju pada kasus tewasnya Brigadir Joshua, tapi kepada kredibilitas pimpinan lembaga Polri, yaitu Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit,” Tegas Adi.

Di akhir sesi wawancara, Adi berharap Presiden Jokowi segera mengambil tindakan untuk menurunkan tensi kecurigaan masyarakat terhadap Polri.

Karena menurutnya, sikap publik yang kadung curiga terhadap Polri saat ini, akan berdampak pada mutu penegakan hukum di tanah air.

“Presiden Jokowi harus segera mengambil tindakan untuk menurunkan tensi kecurigaan masyarakat terhadap institusi Polri. Karena bila tidak, hal ini akan berdampak pada mutu penegakan hukum di tanah air.”

“Saran kami, Pak Presiden segera lakukan evaluasi atas kinerja Kapolri. Karena kita yakin, Pak Jokowi mampu memberikan saran dan solusi terbaik agar Polri yang kita banggakan ini, kembali ke jalur idealnya,” Tutup Adi.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Anggaran Dapur Rumah Jabatan Gubernur Sulsel Capai Rp1,8 Miliar, CBA Minta Transparansi
BaraNusa Minta Transparansi Data Dapur MBG, Dugaan Keterlibatan Anggota Dewan Diperiksa
GSBK Minta Kejati DKI Usut Pengadaan Aki Sudin LH Jakarta Selatan
Rupiah Tembus Rp18.176 dan IHSG Ambles 4%, Komisi XI Ingatkan Pemerintah Harus Lakukan Intervensi
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Sertifikasi, PDMI Laporkan Kebijakan Kampus ke Komnas HAM
CBA Soroti Waktu Pengalihan Saham Gubernur Maluku Utara
Orang Tua Minta SPMB Jabar Lebih Transparan dan Adil
Anggaran K-SIGN Rote Ndao Capai Rp1,6 Triliun, CBA Temukan Sejumlah Kejanggalan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 23:47 WIB

Anggaran Dapur Rumah Jabatan Gubernur Sulsel Capai Rp1,8 Miliar, CBA Minta Transparansi

Senin, 8 Juni 2026 - 20:03 WIB

GSBK Minta Kejati DKI Usut Pengadaan Aki Sudin LH Jakarta Selatan

Senin, 8 Juni 2026 - 19:15 WIB

Rupiah Tembus Rp18.176 dan IHSG Ambles 4%, Komisi XI Ingatkan Pemerintah Harus Lakukan Intervensi

Senin, 8 Juni 2026 - 18:20 WIB

Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Sertifikasi, PDMI Laporkan Kebijakan Kampus ke Komnas HAM

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:21 WIB

CBA Soroti Waktu Pengalihan Saham Gubernur Maluku Utara

Berita Terbaru

Komite Pemantau Program Makan Bergizi Gratis (KP MBG) bersama keluarga korban kecelakaan kerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengajukan pengaduan resmi ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI.

Hukum dan Kriminal

KP MBG dan Keluarga Korban Kecelakaan Kerja Mengadu ke Komnas HAM

Senin, 8 Jun 2026 - 23:18 WIB