Usai Gelar Aksi di KPK, Lintas Organisasi Tegaskan Komitmen Jaga Kondusivitas Siantar

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

SIANTAR – Sejumlah organisasi lintas pemuda, aktivis, mahasiswa, pengamat politik, praktisi hukum, dan cendekiawan mendeklarasikan Siantar Damai usai menggelar diskusi bertajuk Hearing Public di Dano Foodcourt Jalan Sibolga, Kota Pematangsiantar, Rabu (10/6/2026).

Diskusi yang diprakarsai oleh Rakyat Siantar Bicara ini menampung aspirasi dari sejumlah pihak dalam merespons aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sekelompok orang di halaman gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Kamis (4/6/2026).

Koordinator Rakyat Siantar Bicara, Ferry Simarmata, yang juga moderator diskusi menyampaikan, Hearing Publik ini hadir sebagai cara dan saluran masyarakat untuk menyampaikan sikap.

“Kita semua berharap kegiatan ini dapat mempertegas sikap masyarakat Siantar dan meminimalisir ancaman pihak luar yang mengatasnamakan warga Siantar demi kekondusifan warga,” kata dia.

Ferry kemudian memoderasi diskusi dari sejumlah narasumber yang hadir. Satu satu pernyataan narasumber mengerucut ke dugaan sekelompok orang yang bukan warga Siantar melakukan aksi unjuk rasa di KPK.

Setelah berdiskusi panjang dan interaktif, sejumlah organisasi yang berbasis di Siantar antara lain DPD KNPI, MPC Pemuda Pancasila (PP), GAMKI, GP Ansor, Satma IPK, DPD IPK, IMM dan PC PMII, menyimpulkan hasil diskusi sebagai berikut:

1 Menolak pencatutan nama masyarakat Siantar demi kepentingan politik sekelompok pihak yang dilakukan sekelompok orang dari eksternal.

Kelompok aksi tersebut dinilai tidak pernah terlibat dalam pengawasan dan partisipasi aktif di Kota Siantar.

2. Menolak tuduhan tanpa bukti dan menjunjung praduga tidak bersalah.

Menuduh oknum tanpa bukti adalah fitnah dan tindakan provokasi. Untuk itu perlu menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, bukan melempar isu dan tuduhan yang mengakibatkan bias dan provokatif.

3. Mendukung pemberantasan korupsi lewat jalur hukum.

Masyarakat Siantar mendorong pemerintahan bersih dan melayani. Untuk itu penegakan hukum dilakukan dengan fakta dan proses hukum yang benar.

4. Menolak provokasi dan politik adu domba

Dugaan adanya pihak lain untuk mengadu domba masyarakat Siantar demi kepentingan tertentu. Untuk itu masyarakat tidak terpancing narasi kebencian yang memecah persatuan.

5. Mendorong Pemerintahan terus berjalan.

Profesionalitas APH tidak dapat dipergunakan untuk mengganggu roda pemerintahan, melainkan tetap melakukan tugas utamanya yakni penegakan hukum yang akuntabel, profesional dan terpercaya.

Selain itu, Hearing Publik juga menghasilkan pernyataan sikap sebagai respons terhadap aksi unjuk rasa oleh sekelompok orang di KPK.

1. Hentikan pencatutan nama Masyarakat Siantar. Jika punya bukti, laporkan resmi bukan melempar tuduhan liar

2. Kepada Aparat Penegak Hukum

Usut tuntas para pihak yang menyebar fitnah dan mencatut nama Masyarakat Siantar dan lakukan proses hukum terhadap seluruh pihak yang terlibat.

3. Masyarakat Siantar diharapkan tetap tenang, jangan mudah terpancing dan mengawal pembangunan Kota Pematangsiantar dengan kritis tapi beretika.

Narasumber yang hadir: Imran Simanjuntak, Praktisi Hukum: Binaris Situmorang, Cendekiawan Muslim: Budi Batubara, Kasat Binmas AKP Maxi Manurung, Ketua DPD KNPI Pematangsiantar, Arif Harahap, mewakili MPC Pemuda Pancasila (PP) Pematangsiantar, H Fitra.

Ketua GAMKI Pematangsiantar Jon Roi Tua Purba, Ketua GP Ansor Riduan Akbar, Satma Ikatan Pemuda Karya (IPK) Bill Nasution, mewakili DPD IPK Pematangsianțar Fikri, mewakili IMM Pematangsianțar Hamifah Maharani dan mewakili PC PMII Ethan Sayu Ferdiansyah.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tarian Bogor Istimewa Tampil di Istana Negara Dalam Acara Kawal Istana
Tiang Telepon di Batur Jaya Dipertanyakan, Rohim Desak APH Investigasi Program dan Perizinannya
Didampingi Camel Petir, Anggota DPR RI Tommy Kurniawan Ikut Berbagi Bersama Tim PJBW di Raden Saleh Jakarta Pusat
DPD GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan 700 Nasi Kotak
Jerry Massie: Hukum Tak Boleh Tunduk pada Siapapun, Jokowi Wajib Hadir di Persidangan
KOSMAK Lapor Dugaan Korupsi Porang Sidrap Rp26 Miliar ke Kortas Tipidkor Polri
Cegah Rekening Ganda, Marwan Jafar Minta Program 200 Juta Rekening Gratis Prioritaskan Warga Unbanked
Hadapi Kemarau, Arif Rahman Bantu Warga Baduy dengan Sembako dan 14 RTLH
Berita ini 22 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 22:25 WIB

Tarian Bogor Istimewa Tampil di Istana Negara Dalam Acara Kawal Istana

Sabtu, 12 September 2026 - 15:19 WIB

Tiang Telepon di Batur Jaya Dipertanyakan, Rohim Desak APH Investigasi Program dan Perizinannya

Sabtu, 12 September 2026 - 08:37 WIB

Didampingi Camel Petir, Anggota DPR RI Tommy Kurniawan Ikut Berbagi Bersama Tim PJBW di Raden Saleh Jakarta Pusat

Jumat, 11 September 2026 - 21:24 WIB

Jerry Massie: Hukum Tak Boleh Tunduk pada Siapapun, Jokowi Wajib Hadir di Persidangan

Jumat, 11 September 2026 - 13:46 WIB

KOSMAK Lapor Dugaan Korupsi Porang Sidrap Rp26 Miliar ke Kortas Tipidkor Polri

Berita Terbaru