Wow Ngeri, Relawan Puji Kapolri

Teras Media

- Penulis

Jumat, 5 Agustus 2022 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co Jakarta – Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan mengapresiasi kinerja Tim Khusus (Timsus) Polri dalam mengusut tuntas kasus penembakan Brigadir Joshua.

Menurutnya, Tim Khusus (Timsus) yang dibentuk Kapolri Listyo Sigit tersebut telah bekerja sangat profesional dan bersifat pro justitia.

“Tindakan Timsus Polri memeriksa 25 personil Polri yang diduga tidak profesional dalam menangani kasus tewasnya Brigadir Joshua ini sangat layak diapresiasi,” Kata Adi kepada wartawan, di Jakarta, (5/8).

Baca juga : Viral Pria Paruh Baya Menenteng Kepala di Sulteng, Begini Penjelasan Polisi

“Bagi kami, langkah ini menegaskan profesionalisme dan semangat pro justitia Polri dalam mengungkap kasus ini agar menjadi terang benderang dan memenuhi rasa keadilan,” imbuhnya.

Pria yang turut memenangkan Jokowi pada perhelatan Pilpres 2019 itu, menilai keputusan Kapolri Listyo Sigit memutasi sejumlah nama personil yang diduga tidak profesional sebagai langkah tegas dan berani.

“Keputusan Kapolri melalui Telegram Khusus untuk memutasi sejumlah Personil Polri yang diduga tidak profesional dalam kasus ini adalah sebuah langkah tegas dan juga berani,” Kata Adi.

“Sikap ini juga menandakan bahwa Kapolri Listyo Sigit sangat serius menjaga marwah dan kehormatan Institusi Polri dari terpaan isu miring beredar di masyarakat,” tambahnya.

Di akhir kesempatan, Adi berharap Kapolri bersama Timsusnya mampu bekerja maksimal dalam membongkar kasus ini hingga ke akar-akarnya.

“Kita dukung langkah Kapolri bersama Timsusnya dalam mengungkap kasus penembakan Brigadir Joshua ini hingga ke akar-akarnya.”

“Semoga dalam proses penyidikan, Timsus Polri tetap menjaga prinsip prediktif, responsibilitas, transparan dan berkeadilan atau ‘Presisi’.”

“Kita akan terus pantau kasus ini hingga tuntaskan. Dengan harapan prinsip persamaan di hadapan hukum di Republik ini benar-benar berlaku kepada siapa saja, tanpa pandang bulu.” Pungkas Adi.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Anggaran Dapur Rumah Jabatan Gubernur Sulsel Capai Rp1,8 Miliar, CBA Minta Transparansi
BaraNusa Minta Transparansi Data Dapur MBG, Dugaan Keterlibatan Anggota Dewan Diperiksa
GSBK Minta Kejati DKI Usut Pengadaan Aki Sudin LH Jakarta Selatan
Rupiah Tembus Rp18.176 dan IHSG Ambles 4%, Komisi XI Ingatkan Pemerintah Harus Lakukan Intervensi
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Sertifikasi, PDMI Laporkan Kebijakan Kampus ke Komnas HAM
CBA Soroti Waktu Pengalihan Saham Gubernur Maluku Utara
Orang Tua Minta SPMB Jabar Lebih Transparan dan Adil
Anggaran K-SIGN Rote Ndao Capai Rp1,6 Triliun, CBA Temukan Sejumlah Kejanggalan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 23:47 WIB

Anggaran Dapur Rumah Jabatan Gubernur Sulsel Capai Rp1,8 Miliar, CBA Minta Transparansi

Senin, 8 Juni 2026 - 20:03 WIB

GSBK Minta Kejati DKI Usut Pengadaan Aki Sudin LH Jakarta Selatan

Senin, 8 Juni 2026 - 19:15 WIB

Rupiah Tembus Rp18.176 dan IHSG Ambles 4%, Komisi XI Ingatkan Pemerintah Harus Lakukan Intervensi

Senin, 8 Juni 2026 - 18:20 WIB

Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Sertifikasi, PDMI Laporkan Kebijakan Kampus ke Komnas HAM

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:21 WIB

CBA Soroti Waktu Pengalihan Saham Gubernur Maluku Utara

Berita Terbaru

Komite Pemantau Program Makan Bergizi Gratis (KP MBG) bersama keluarga korban kecelakaan kerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengajukan pengaduan resmi ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI.

Hukum dan Kriminal

KP MBG dan Keluarga Korban Kecelakaan Kerja Mengadu ke Komnas HAM

Senin, 8 Jun 2026 - 23:18 WIB