Ayep Zaki Tawarkan Pupuk Alternatif Isi Kebutuhan Pupuk Indonesia

Avatar photo

- Penulis

Senin, 13 Maret 2023 - 05:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co Sukabumi – Anggota Bidang Pertanian, Peternakan, dan Kemandirian Desa, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, H. Ayep Zaki mengatakan bahwa Indonesia memerlukan solusi alternatif dalam rangka pemenuhan kebutuhan pupuk secara nasional.

Sebagai salah seorang pelaku industri pertanian yang terus membangun ekosistem pertanian di berbagai wilayah Indonesia, Ayep mengaku juga terus aktif mencari solusi kebutuhan pupuk para petani melalui berbagai terobosan. Mulai dari mendorong produksi Pupuk Batubara Futura yang merupakan salah satu produk hasil temuan putra Bangsa.

“Salah satu yang saya perjuangkan dalam penataan kebaikan ini adalah mendorong produksi pupuk Futura yang telah mendapatkan hak paten di Amerika oleh putra bangsa bernama RUH Saputra,” terang Ayep, Minggu (12/3).

Bacaleg NasDem untuk DPR RI dari Dapil IV Jawa Barat yang meliputi wilayah Sukabumi Raya itu mengatakan, melalui PT. Bursatani Global Niaga, Pupuk Futura juga sudah mendapatkan izin edar dan telah didistribusikan ke berbagai provinsi di Indonesia secara bertahap, seperti Provinsi Sumatera Barat, Riau, Lampung, Sumsel, Bangka Belitung, Jabar, Banten, Jateng, Kalsel, Kalteng, Kaltim, NTB, Maluku dan Papua.

Ayep Zaki yang juga Pendiri Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) menyampaikan bahwa Pupuk Futura menjadi alternatif yang saat ini digunakan petani karena mampu mengurangi penggunaan pupuk kimia hingga 50%.

“Bisa dikombinasikan pupuk yang biasa digunakan petani, dan sudah terbukti di berbagai komoditas seperti tanaman padi, jagung, kedelai, serta hortikultura lain seperti bawang merah sampai tanaman perkebunan seperti kelapa sawit,” papar Ayep.

Dengan kehadirina pupuk Futura, Ayep berharap bisa menjadi solusi alternatif atas kekurangan pupuk yang terjadi.

“Jika kawan-kawan berminat bisa berkunjung ke website bursatani.com,” tambah dia.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo dalam satu unggahan di instagram resminya, Kamis (9/3) menyatakan bahwa kebutuhan pupuk secara nasional kurang lebih 13 juta ton.

Pabrik-pabrik industri pupuk di Indonesia sejauh ini dapat memproduksi sekitar 3,5 juta ton dan ada tambahan dari Pupuk Iskandar Muda 570 ribu ton ditambah impor pupuk sebanyak 6,3 juta ton, namun belum mampu memenuhi kebutuhan pupuk nasional.

Menjadi salah satu fokus Presiden Jokowi menghadirkan solusi pemenuhan kebutuhan pupuk nasional yang juga menjadi problem dunia karena tempat bahan baku maupun produksi pupuk adalah Rusia dan Ukraina yang masih berperang.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Petisi Palmerah Akan Terus Kawal Isu Legitimasi Akademik Wakil Presiden Gibran
Pemkab Sorong Salurkan Alat Bantu Disabilitas, Kadinsos Amatus Turot: Keterbatasan Fisik Bukan Penghalang untuk Berkarya
Pimpin DPD PAN Raja Ampat, Anggota DPRK Ruben Sauyai Siap Emban Amanah Partai
KAMAKSI: Dua Kurator Koba Tin Ditahan, Kini Usut Aliran Dana dan Tanggung Jawab Perusahaan
 Jerry Massie: Kontroversi Ucapan Seputar LBP Sumut, Ada Kekhawatiran Gangguan Iklim Akademisi
Kapolri Harus Buka Kembali Kasus Payment Gateway Denny Indrayana, Demi Pulihkan Nama Baik Polri
Dukung Prabowo untuk 2029, Pengamat: Golkar Dinilai Sengaja Jaga Ruang Manuver untuk Gibran
 Usai Pecah Rekor Nasional, BULOG Lebak‑Pandeglang Bersyukur dan Berbagi ke Anak Yatim
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Petisi Palmerah Akan Terus Kawal Isu Legitimasi Akademik Wakil Presiden Gibran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Pemkab Sorong Salurkan Alat Bantu Disabilitas, Kadinsos Amatus Turot: Keterbatasan Fisik Bukan Penghalang untuk Berkarya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Pimpin DPD PAN Raja Ampat, Anggota DPRK Ruben Sauyai Siap Emban Amanah Partai

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:47 WIB

KAMAKSI: Dua Kurator Koba Tin Ditahan, Kini Usut Aliran Dana dan Tanggung Jawab Perusahaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:39 WIB

 Jerry Massie: Kontroversi Ucapan Seputar LBP Sumut, Ada Kekhawatiran Gangguan Iklim Akademisi

Berita Terbaru