DPR Dukung Menteri ATR-BPN Perangi Mafia Tanah

Teras Media

- Penulis

Kamis, 15 September 2022 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmesia.co Jakarta – Tentang gencarnya Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang akan memerangi mafia pertanahan memperoleh dukungan dari Komisi II DPR RI. Hal tersebut dikatakan oleh Anggota Komisi II DPR RI, Drs Difriadi, Kamis (15/9).

“Perang ataupun ancaman yang di gencarkan oleh menteri ATR dan BPN, saya kira ada dasarnya karena ini prosesnya bukan sekarang. Prosesnya lama sekali, karena lama itulah maka solusinya pasti tidak bisa cepat,” kata Anggota Komisi II DPR RI, Drs Difriadi.

Legislator asal dapil Kalimantan Selatan (Kalsel) tersebut menjelaskan, Dalam memerangi mafia pertahanan selain memakan waktu. Tentunya juga di perlukan strategi dalam menghadapi upaya para pelaku mafia pertanahan. Kata Difriadi, pihaknya merasa yakin dibawah kepemimpinan Pak Hadi Tjahyanto, Kementerian ATR/BPN bisa semakin baik.

“Sesuai pernyataan Pak Menteri Hadi dalam beberapa pekan terakhir terkait perang melawan mafia tanah, kita dari Komisi II DPR RI mendukung langkah itu. Oleh karena itu tentu perlu strategi mempercepat dengan kometmen yang kuat dengan kekuatan penuh,” tegas Difriadi.

Baca juga : DPRD Komitmen Dorong Perda PKL di Pandeglang

Dikatakan Difriadi, pernyataan dari Pak Menteri yang akan gasfull perang melawan mafia tanah itu benar dan harus di pertajam. Menurut Dirifadi selama itu untuk kepentingan masyarakat, Komisi II akan komitmen mendukung.

“Kita harus dukung karena itu kepentingan rakyat keoentingan kita semua kepentingan bangsa kita,”ungkas Difriadi.

Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto, mengutarakan komitmen untuk menyelesaikan tiga persoalan. Salah satunya, terkait konflik agraria yang diakibatkan oleh praktik mafia tanah.

Mantan Panglima TNI tersebut menyampaikan, ia akan menggunakan pendekatan manajemen pertempuran dalam menjalankan tugas sebagai Menteri ATR/Kepala BPN, dimulai dari identifikasi hingga penyelesaian masalah.

“Kalau manajemen perang kan ada deteksi, identifikasi, eksekusi. Saya harus melihat situasinya, saya pelajari, saya masuk dari mana, seperti itu,” ujar Hadi Tjahjanto dalam sesi Podcast Kabinet dan Setkab.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Peringati Hari Lahir Pancasila, Firman Soebagyo Soroti Kesenjangan Ekonomi hingga Polarisasi Identitas
Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta
Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang
Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi
Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis
Pemindahan Alun-Alun Kepanjen Dipertanyakan, DPRD Minta Dokumen Lengkap
Firman Soebagyo Desak Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu, Harga TBS Petani Terpuruk
Temuan BPK: Potensi Rugi Rp1,3 Triliun, Kejari Karawang Segel PT BAS, Kejagung Diminta Bertindak
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:52 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Firman Soebagyo Soroti Kesenjangan Ekonomi hingga Polarisasi Identitas

Senin, 1 Juni 2026 - 12:29 WIB

Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta

Senin, 1 Juni 2026 - 00:15 WIB

Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:26 WIB

Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:35 WIB

Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis

Berita Terbaru