Terpangkasnya Anggaran Posyandu Jadi Sorotan BPJS WATCH

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 2 November 2023 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Kota Tangerang – Posyandu di Kota Tangerang terkena dampak rasionalisasi pemotongan anggaran sebesar 50% sebagai upaya penanganan Covid 19. Mirisnya anggaran itu hingga pandemi berakhir saat ini belum juga dikembalikan secara normal.

Diketahui sebelum ada Covid-19, anggaran operasional Posyandu di Kota Tangerang sebesar 2.400.000 rupiah dipangkas menjadi 700.000 rupiah, yang digunakan oleh para kader PKK untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT), dan kegiatan Posyandu lainnya seperti tes kesehatan lansia, penimbangan balita, penyuluhan kesehatan, dan lain-lain.

Sebagai aktivis dan relawan kesehatan, Koordinator BPJS WATCH Tangerang Raya, H. Sugandi merasa miris melihat kondisi anggaran Posyandu di Kota Tangerang tersebut.

“Kalau secara logika dengan APBD Kota Tangerang yang cukup besar, seharusnya anggaran posyandu tidak terkena rasionalisasi anggaran, sebab penanganan gizi buruk, pencegahan stunting juga tidak kalah pentingnya dengan penanganan Covid-19, apalagi kan sekarang pemerintah sudah menyatakan bukan lagi pandemi,” tegas H. Gandi, Kamis (02/11/2023).

Dirinya juga menjelaskan bahwa sebagai benteng kesehatan masyarakat terdepan seharusnya Pemkot Tangerang sangat memperhatikan Anggaran Posyandu.

“Karena didalamnya ada para Kader PKK yang mayoritas kaum wanita pekerja sosial, bahkan mereka itu rela meninggalkan keluarganya demi terwujudnya kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Ditempat terpisah, salahsatu Kader PKK sangat berharap Anggaran Posyandu segera dikembalikan ke angka semula sebesar 2.400.000 Rupiah.

”Jujur mas, kami ga minta dinaikan tapi dikembalikan saja nilainya seperti sebelum Covid, kami sudah sangat senang, apalagi kegiatan posyandu dan Kader PKK selalu bertambah, tidak hanya PMT tapi sekarang ada penanganan stunting, pengecekan kesehatan lansia dll,” ucap seorang Kader Posyandu yang enggan disebutkan namanya ini. (Yud)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sinergi Penuh Kejari Jakut dan Polres Tanjung Priok: Pastikan Proses Hukum Cepat, dan Akuntabel
DPR Sepakat Sahkan Kerja Sama Pertahanan RI–Malaysia dan Turki
CBA Akan Adukan Penanganan Kasus Bea Cukai ke Dewan Pengawas KPK, Soroti 20 Perusahaan Forwarder Belum Diungkap
Lindungi Diri dari Asap TPA Jatiwaringin, Dinkes Minta Warga Pakai Masker dan Segera ke Faskes Jika Bergejala
Mencari Duta Budaya, Tapi Penilaian Tak Jelas: Kekecewaan di Balik Abang None Cilik 2026
Bermunajat Memohon Hujan, Kecamatan Sukadiri Gelar Sholat Istisqa Terkait Kondisi TPA Jatiwaringin
Dinkes Tangerang Terus Pantau Kondisi Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Kebakaran TPA Jatiwaringin Hingga Larut Malam, Asap Tebal Paksa Warga Dievakuasi 
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Sinergi Penuh Kejari Jakut dan Polres Tanjung Priok: Pastikan Proses Hukum Cepat, dan Akuntabel

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:43 WIB

DPR Sepakat Sahkan Kerja Sama Pertahanan RI–Malaysia dan Turki

Senin, 6 Juli 2026 - 18:39 WIB

CBA Akan Adukan Penanganan Kasus Bea Cukai ke Dewan Pengawas KPK, Soroti 20 Perusahaan Forwarder Belum Diungkap

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:07 WIB

Lindungi Diri dari Asap TPA Jatiwaringin, Dinkes Minta Warga Pakai Masker dan Segera ke Faskes Jika Bergejala

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:12 WIB

Mencari Duta Budaya, Tapi Penilaian Tak Jelas: Kekecewaan di Balik Abang None Cilik 2026

Berita Terbaru