Terasmedia.co Jakarta – Benjamin Sesko perlahan menjawab keraguan dengan performa yang semakin tajam. Penyerang Manchester United itu kembali menjadi penentu kemenangan saat timnya menaklukkan tuan rumah Everton 1-0 di Goodison Park.
Striker berusia 22 tahun tersebut sempat berada di bawah sorotan setelah didatangkan dari RB Leipzig pada bursa transfer musim panas dengan nilai transfer yang bisa mencapai 84 juta euro. Awal kariernya di Old Trafford tidak berjalan mulus dan memunculkan banyak kritik.
Sesko bahkan gagal mencetak gol dalam enam penampilan awalnya. Gol perdana baru ia bukukan saat melawan Brentford, meski saat itu MU harus menelan kekalahan 1-3. Setelah sempat menambah satu gol lagi, performanya kembali menurun dan ia melewati sembilan pertandingan tanpa kontribusi gol.
Kini situasinya berbalik. Sesko justru menjadi andalan lini depan Setan Merah dengan torehan enam gol dalam tujuh laga terakhir. Ia juga mencetak gol penting saat MU menahan West Ham 1-1 serta gol kemenangan atas Everton.
Secara keseluruhan, penyerang tim nasional Slovenia itu sudah mengoleksi delapan gol dari 24 penampilan di semua kompetisi musim 2025/2026.
Sesko mengakui tekanan besar di klub sebesar Manchester United justru membantunya berkembang.
“Tekanan adalah sesuatu yang harus dimiliki jika ingin menjadi pemain bagus,” ujar Sesko kepada Sky Sports.
“Untuk bermain di level tertinggi, Anda harus menerimanya dan tidak terlalu memikirkannya.”
Kontribusi Sesko akan kembali dibutuhkan Manchester United pada laga berikutnya. MU dijadwalkan menjamu Crystal Palace di Old Trafford, Minggu (1/3/2026).












