Staf Ahli Kapolri Tinjau Lokasi Karhutla KM 38 Palangka Raya di Tengah Kabut Asap

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Di tengah ancaman kabut asap pekat yang menyelimuti wilayah Kota Palangka Raya dan sekitarnya, jajaran Staf Ahli Kapolri turun langsung meninjau salah satu titik terparah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan KM 38 jalur Palangka Raya‑Kasongan, Kalimantan Tengah.

Peninjauan lapangan dipimpin oleh Staf Ahli Kapolri Bidang Kebijakan Publik Assoc. Prof. Dr. Dhoni Martien, S.H., M.H., bersama Kombes Pol. Festo Ari Permana dan Kombes Pol. Imam Yulisdianto, S.I.K., M.H., didampingi Dansat Brimob Polda Kalteng beserta personel gabungan penanggulangan karhutla. Kunjungan ini bertujuan memastikan instruksi Kapolri untuk percepatan penanganan karhutla berjalan maksimal, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Rombongan harus berjalan kaki menembus medan berlumpur, kepulan asap tebal, dan sisa‑sisa kayu terbakar untuk meninjau titik‑titik pemadaman di area hutan gambut. Lahan gambut menjadi tantangan tersendiri karena bara api tidak hanya membakar permukaan, tapi menjalar jauh ke dalam lapisan tanah kering sehingga berpotensi muncul kembali jika tidak dibasahi dan disekat secara menyeluruh.

Tim juga memantau kesiapan personel, ketersediaan sarana‑prasarana, pasokan air pemadaman, hingga efektivitas rekayasa tata air lahan gambut di lokasi. Berdiri di area yang masih mengeluarkan asap, Assoc. Prof. Dr. Dhoni Martien menyampaikan kondisi objektif lapangan.

“Kami dari tim Staf Ahli Kapolri bersama dengan Pak Imam, Pak Komandan Brimob, Pak Festo, dan rombongan, hari ini meninjau lokasi tempat karhutla yang berada di daerah Kalimantan Tengah. Seperti ini kondisinya saat ini. Ini ada tim yang di sini, ada juga yang di dalam. Kondisi saat ini masih belum selesai dan tuntas karena memang kondisi lahannya adalah lahan gambut, bukan seperti lahan yang biasa yang tanah langsung. Saya rasa itu dulu yang disampaikan pada hari ini. Salam Polisi, Polisi untuk Masyarakat!” ujarnya pada (13/10).

Peninjauan ini merupakan dukungan konkret Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan darurat karhutla secara cepat, terpadu, dan berkesinambungan melalui sinergi TNI‑Polri, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah, serta relawan masyarakat. Penanganan di KM 38 akan terus dilanjutkan dengan fokus pendinginan (cooling down), penyekatan basah, dan penegakan hukum tegas terhadap pelaku pembakaran lahan ilegal. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan potensi titik api ke posko terdekat untuk memulihkan kualitas udara dan keselamatan bersama.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

KNPI Gelar Konsolidasi Akbar, 10 Tokoh Nasional Terima KNPI Award 2026 di Hari Sumpah Pemuda ke‑98
Warga Pertanyakan Pemasangan Tiang WiFi MyRepublic di Kampung Batur Jaya, Diduga Tanpa Persetujuan Pemilik Lahan
Didukung Pengawasan Berlapis, BPJN Komitmen Jaga Kualitas Jalan Mamasa-Malabo
Terkubur 16 Tahun, Dibongkar Sekarang: Kejati Sulbar Diminta Usut Dugaan Korupsi di Balik HGU PT Letawa
PPK Diduga Langgar KAK dan Aturan LKPP, Kadisdik Bekasi Enggan Menjelaskan
Ketika Modal Melintasi Batas, Mengapa Tanggung Jawab Lingkungan Harus Berhenti di Perbatasan
PB PII Apresiasi Penguatan Peran Imam Masjid dalam Diplomasi Keagamaan
Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan
Berita ini 6 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Staf Ahli Kapolri Tinjau Lokasi Karhutla KM 38 Palangka Raya di Tengah Kabut Asap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:45 WIB

KNPI Gelar Konsolidasi Akbar, 10 Tokoh Nasional Terima KNPI Award 2026 di Hari Sumpah Pemuda ke‑98

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Warga Pertanyakan Pemasangan Tiang WiFi MyRepublic di Kampung Batur Jaya, Diduga Tanpa Persetujuan Pemilik Lahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Didukung Pengawasan Berlapis, BPJN Komitmen Jaga Kualitas Jalan Mamasa-Malabo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Terkubur 16 Tahun, Dibongkar Sekarang: Kejati Sulbar Diminta Usut Dugaan Korupsi di Balik HGU PT Letawa

Berita Terbaru