Bogor – Kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Gerakan Pramuka SMP negeri 128 Gugus Depan Teuku Umar – Cut Nyak Dien Nomor 08.149 – 08.150 Jakarta Timur dilaksanakan pada hari Sabtu & Minggu tanggal 16-17 Mei 2026, bertempat di Bumi Perkemahan Raynia Camp Caringin Kab. Bogor Jawa Barat, dengan melibatkan 43 peserta dan 23 pendamping guru.
Kak Widya selaku pelatih tetap di Gugus Depan menjelaskan, bahwa peserta berkumpul di sekolah pada pukul 06.00 WIB untuk melakukan administrasi keberangkatan sebelum menuju lokasi perkemahan. Rombongan berangkat sekitar pukul 07.00 WIB dan setibanya di lokasi langsung melaksanakan upacara pembukaan yang dipimpin oleh pembina upacara, Ibu Holila.
Setelah upacara pembukaan, para peserta mengikuti kegiatan Tehknik Kepramukaan, sementara 23 pendamping melaksanakan kegiatan rafting di Sungai Cisadane. Jumlah peserta Persami terdiri dari 27 putra dan 16 putri.
Usai kegiatan rafting sekitar pukul 13.00 WIB, seluruh peserta dan pendamping melaksanakan makan bersama. Kegiatan dilanjutkan kembali pada pukul 16.00 WIB dengan panen bayam dan kangkung. Hasil panen tersebut langsung diolah dan dimasak oleh peserta untuk dijadikan menu makan malam.
Pada malam hari, kegiatan diisi dengan acara shlat berjamaah, serta ceramah keagamaan. Pelaksanaan salat berjamaah dipimpin secara bergantian oleh peserta, termasuk adzan dan iqamah yang juga dilakukan oleh siswa sendiri. Setelah sholat, peserta mendapatkan ceramah dari Pak Rudi dari pihak sekolah serta Kak Murban dari Mata Tunas 17.
Keesokan harinya, Minggu 17 Mei 2026, peserta memulai kegiatan dengan shlat subuh berjamaah dan kultum tujuh menit. Setelah itu, peserta mengikuti olahraga pagi yang dipimpin oleh Aprizal Kusriyanto dan Latansa Fajriati.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan latihan Silat Cimande sebagai bentuk pengenalan budaya dan kearifan lokal di wilayah perkemahan. Setelah latihan silat, peserta melakukan tracking menuju Air Terjun Cikaracak untuk lebih mengenal alam. Selesai wisata air terjun, peserta juga mengunjungi peternakan sapi serta kawasan wisata alam Pangrango.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan upacara penutupan pada pukul 15.00 WIB di lokasi perkemahan.
Kak Satria selaku pimpinan Mata Tunas 17 mengatakan, bahwa kegiatan Persami ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang mandiri, mengenalkan lingkungan pedesaan, serta memberikan pemahaman langsung mengenai kegiatan pertanian, perkebunan, dan peternakan.














