Eks Kader Sebut Tak Layak Pilih PSI, Begini Alasannya

Avatar photo

- Penulis

Senin, 8 Mei 2023 - 05:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Kader PSI saat berinteraksi, Minggu (7/5/2023)

i

Keterangan foto : Kader PSI saat berinteraksi, Minggu (7/5/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak layak didukung dan dipilih, karena diduga berisi pengurus yang rasis.

Hal itu diungkapkan Bacaleg PSI untuk DPRD Provinsi DKI Jakarta, Budiman Siregar, dengan melihat adanya sejumlah Bakal Calon Legislatif dari PSI berdarah Batak yang diberangus dan digagalkan oleh Komite Seleksi Caleg PSI DKI Jakarta, untuk Pemilu 2024 mendatang.

“Di Dapil kami saja, ada 4 orang Bacaleg yang disingkirkan, semuanya Orang Batak. Memang, kali ini lumayan banyak Batak yang nyaleg di PSI. Dan mereka semua ikuti proses seleksi sejak awal, namun digagalkan. Dan dimasukkan Caleg lain, yang tidak mengikuti proses seleksi. PSI ini menurut kami sudah menjadi partai yang rasis,” tutur Budiman Siregar, dalam keterangannya, Minggu (07/05/2023).

Budiman Siregar yang sempat mencalonkan diri sebagai Bacaleg DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Dapil Jakarta Timur 6, juga menduga kuat, beberapa Bacaleg susupan yang dimasukkan secara diam-diam oleh Komite Seleksi Caleg PSI DKI Jakarta dan lolos, adalah sebagai salah satu upaya memberangus Bacaleg Batak yang sudah berjuang sejak semula di PSI.

“Kami menduga kuat, di DPD PSI Jakarta Timur juga banyak penyusup, dan 4 Dapil, rata-rata Batak yang tidak diloloskan,” terangnya.

Karena itu, Budiman Siregar mengusulkan agar semua Bacaleg PSI yang digagalkan, untuk segera bergerak melakukan somasi kepada Partai PSI.

“Kita mau ajukan keberatan, dan melakukan somasi. Karena faktanya, proses seleksi Bacaleg PSI tidak sesuai dengan kesepakatan dan aturan yang sudah diikuti,” jelasnya lagi.

Walau pun pada akhirnya, kata dia lagi, ada tawaran dari PSI untuk bergabung kembali, Budiman Siregar menyatakan sudah tidak sudi bergabung dengan PSI.

“Ada dugaan penyusup di tubuh PSI. Para penyusup yang intoleran. Hampir semua Bacaleg minoritas tersingkir,” ujar Budiman Siregar.

“Seandainya dibuat lolos lagi pun, saya sudah tidak terima lagi. Ini sudah mengusik harga diri saya sebagai Batak,” ujar Budiman Siregar lagi.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat
Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon
48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot
TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI
Apresiasi Kemnaker, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Ingatkan Serapan Magang Masih 30 Persen
Yahya Zaini Pertanyakan Serapan Anggaran hingga Ribuan Temuan di Kementerian Kesehatan
FORMAPPI: UU P2SK Diduga Melemahkan Pemberantasan Korupsi
Golkar Sorong Selatan Siap Gelar Musda VI, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:36 WIB

48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot

Senin, 20 Juli 2026 - 20:04 WIB

TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI

Senin, 20 Juli 2026 - 19:30 WIB

Apresiasi Kemnaker, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Ingatkan Serapan Magang Masih 30 Persen

Berita Terbaru