ETOS: PDIP, Golkar, PKS dan Gerindra Masih Mendominasi

Teras Media

- Penulis

Kamis, 4 Januari 2024 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keteragan foto : Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah, merilis hasil survey terkait Pemilu Legislatif 2024 pada Selasa, 2 Januari 2024, di Jakarta Pusat.

i

Keteragan foto : Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah, merilis hasil survey terkait Pemilu Legislatif 2024 pada Selasa, 2 Januari 2024, di Jakarta Pusat.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah, merilis hasil survey terkait Pemilu Legislatif 2024 pada Selasa, 2 Januari 2024, di Jakarta Pusat.

Survey dilakukan secara random dengan 1200 responden dan margin of error 2,67%, tingkat kepercayaan 97%, pada 21 Desember – 31 Desember 2023.

Partai yang mendominasi masih berasal dari partai-partai tua dan partai pendukung Calon Presiden 2024. PDIP memimpin dengan 16,7%, diikuti Partai Golkar (15,8 %), PKS (13,4%), Partai Gerindra (12,1%), Partai Nasdem (10,6%), Partai Demokrat (9,8%), PKB (7,7%), PAN (6,3%), dan PPP (5,4%).

Hasil survey ini mencerminkan korelasi dengan pencalonan presiden, seperti PDIP dengan Ganjar, Nasdem dengan Anies, dan Partai Gerindra dengan Prabowo.

Meskipun ada kemungkinan pergeseran, Iskandarsyah menekankan tipisnya peluang.

ETOS melakukan survei yang hampir sejajar dengan Litbang Kompas. PPP, meskipun berada di posisi terakhir, diprediksi tetap lolos Parliamentary Threshold karena faktor sejarah dan keberlanjutan partai tua.

Iskandarsyah menutup wawancara dengan menegaskan dasar pendorong PPP untuk mempertahankan posisinya, dan Ini adalah survey perdana ETOS Indonesia Institute di awal 2024.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

SOKSI Hidupkan Kembali Program P2KB untuk Perkuat Kaderisasi Jelang Pemilu 2029
Izin Dicabut tapi Tetap Beroperasi, Kejagung Bongkar Rekayasa Dokumen Ekspor PT AKT
52 Penerbangan Terdampak Gangguan Sinyal, DPR: Bahaya Fatal Ancam Keselamatan
Wacana Sanksi Blacklist dan Pembatasan Uang Tunai, Doli: Demi Pemilu Berintegritas
Pasokan Ikan Nasional Terancam, Firman Soebagyo Dorong Solusi Pemerintah
Ngerih Bener, PAN Banten Bidik Tiga Besar Pemilu 2029
Arif Rahman: Konsolidasi Kunci Kesiapan NasDem Hadapi Dinamika Politik
Sari Yuliati Serahkan PIP di Mataram: Semua Anak Berhak Masa Depan Cerah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:39 WIB

SOKSI Hidupkan Kembali Program P2KB untuk Perkuat Kaderisasi Jelang Pemilu 2029

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:46 WIB

Izin Dicabut tapi Tetap Beroperasi, Kejagung Bongkar Rekayasa Dokumen Ekspor PT AKT

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:26 WIB

52 Penerbangan Terdampak Gangguan Sinyal, DPR: Bahaya Fatal Ancam Keselamatan

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:30 WIB

Wacana Sanksi Blacklist dan Pembatasan Uang Tunai, Doli: Demi Pemilu Berintegritas

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:16 WIB

Pasokan Ikan Nasional Terancam, Firman Soebagyo Dorong Solusi Pemerintah

Berita Terbaru

Keterangan foto : Gedung KPK, Jumat (14/4/2023)

Hukum dan Kriminal

KPK Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi APBD DPRD Kabupaten Tangerang

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:43 WIB