Baleamin Bantah Budi Arie: Rahasia Pertahanan Negara dengan Transparansi Penggunaan Anggaran Negara Itu Beda!

Avatar photo

- Penulis

Senin, 8 Januari 2024 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Direktur Baleamin KH Maman Imanulhaq membantah pernyataan Ketua Relawan Projo Budi Arie Setiadi soal data pertahanan negara. Menurut Kiai Maman, pada debat capres yang digelar semalam, Minggu (7/1), publik perlu disodorkan transparansi penggunaan anggaran pertahanan yang menjadi hak publik.

“Rahasia pertahanan negara dengan transparansi penggunaan anggaran negara itu berbeda!” kata Kiai Maman kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/1).

Sebelumnya dalam facebook pribadinya, Budi Arie yang kini menjabat sebagai Menkominfo itu menyatakan bahwa data pertahanan bersifat rahasia dan bukan konsumsi publik.

Kiai Maman pun menegaskan bahwa Anies tak meminta Prabowo untuk membuka data-data pertahanan yang bersifat rahasia, namun justru ingin meminta pertanggungjawabannya sebagai pengelola anggaran pertahanan yang diambil dari pajak rakyat dan utang luar negeri di hadapan publik.

Jangan-jangan, imbuh Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB itu, Prabowo berdalih tidak mau memaparkan data pertahanan dengan menyebut rahasia negara, padahal capres nomor 2 itu tidak menguasai data dan agenda pertahanan.

“Kami tidak mengerti kenapa dipersulit, padahal sampaikan saja selama menjabat Menhan beliau melakukan apa? Apa alasan rasional pembelian pesawat bekas? Bagaimana dengan defense white paper? Bagaimana strategi pertahanan siber kita?” kata Kiai Maman menambahkan.

Apalagi lembaga think thank seperti Lowy Institute Asia Power Index menilai kapabilitas militer Indonesia kini turun,
Global Militarisation Index yang dirilis oleh Bonn International Centre for Conflict Studies juga menunjukkan tren negatif. Terakhir proporsi anggaran pertahanan pada IISS Military Balance Plus juga negatif.

“Semalam harusnya menjadi tempat yang yang tepat untuk menjabarkan argumentasi bukan mengajak diskusi di tempat lain yang tak bisa diakses oleh publik. Publik harus bisa mengetahui gagasan apa yang dibawa dalam sektor pertahanan negara sehingga publik punya alasan objektif dalam menilai gagasan para capres,” kata Kiai Maman menutup.

Terakhir, Kiai Maman yang juga juru bicara Timnas AMIN menyebut bahwa semalam adalah panggungnya Capres nomor 1 Anies Baswedan.

Pemaparannya tentang visi pertahanan dan posisi geopolitik nasional Indonesia sangat jelas. Anies juga dianggap sebagai pemimpin yang berani mengambil peran dalam percaturan politik dunia bila nantinya terpilih sebagai presiden Indonesia ke delapan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo
Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI
Politik Dua Kaki PDIP Bikin PKB Gelisah, Pengamat: Gerus Posisi Tawar Koalisi
DPW PKB Banten Susun Kepengurusan DPC 2026-2031, Tekankan Keterwakilan Daerah
Dua DPC PPP Tuntaskan Muscab, DPW Papua Barat Daya Siap Perkuat Struktur Partai
Dari Pengabdian Menuju Kemenangan, PKB Lebak Siap Bergerak Lebih Solid dan Dekat dengan Rakyat
Adde Rosi Sebut Keterwakilan Perempuan di DPR Tak Cukup Angka, Perlu Posisi Strategis
Golkar: E-Voting Perlu Kajian Mendalam, Infrastruktur dan Regulasi Matang
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:18 WIB

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:02 WIB

Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:15 WIB

Politik Dua Kaki PDIP Bikin PKB Gelisah, Pengamat: Gerus Posisi Tawar Koalisi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:57 WIB

DPW PKB Banten Susun Kepengurusan DPC 2026-2031, Tekankan Keterwakilan Daerah

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:12 WIB

Dua DPC PPP Tuntaskan Muscab, DPW Papua Barat Daya Siap Perkuat Struktur Partai

Berita Terbaru