Ketua DPD Golkar Kabupaten Sukabumi dan Kota Banjar Dicopot Jelang Musda, Dinilai Semena-mena

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 11 Mei 2025 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Ketua DPD Golkar Jabar, Tubagus Ace Hasan Syadzily, menunjuk Deden Nasihin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Kabupaten Sukabumi menggantikan Marwan Hamami. Sementara di Kota Banjar, Dadang Ramdhan Kalyubi digantikan oleh Bambang Haryono.

i

Keterangan Foto : Ketua DPD Golkar Jabar, Tubagus Ace Hasan Syadzily, menunjuk Deden Nasihin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Kabupaten Sukabumi menggantikan Marwan Hamami. Sementara di Kota Banjar, Dadang Ramdhan Kalyubi digantikan oleh Bambang Haryono.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Bandung – Dua Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar di Jawa Barat, yakni Kabupaten Sukabumi dan Kota Banjar, dicopot dari jabatannya menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Jawa Barat. Keputusan ini menuai sorotan karena dianggap tergesa-gesa dan tidak transparan.

Ketua DPD Golkar Jabar, Tubagus Ace Hasan Syadzily, menunjuk Deden Nasihin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Kabupaten Sukabumi menggantikan Marwan Hamami. Sementara di Kota Banjar, Dadang Ramdhan Kalyubi digantikan oleh Bambang Haryono.

“Saya sendiri tidak begitu memahami alasan pencopotan dua Ketua DPD II ini, khususnya Pak Marwan. Pak Ace terlalu gegabah mencopot keduanya dan langsung menunjuk Plt,” ujar Aris, salah satu kader senior Golkar, Sabtu (3/5/2025).

Aris menilai keputusan tersebut bertentangan dengan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) 02/DPP/GOLKAR/IV/2025 tentang penyelenggaraan Musyawarah Partai Golkar di daerah. Dalam aturan itu, penunjukan Plt hanya dapat dilakukan jika ketua berhalangan tetap atau melakukan pelanggaran berat, serta harus melalui persetujuan pimpinan partai dua tingkat di atasnya.

“Kalau memang ada pelanggaran, harusnya dijelaskan. Di mana pelanggaran beratnya?” lanjut Aris.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak DPD Golkar Jabar terkait dasar penggantian tersebut. Keputusan ini dikhawatirkan dapat memicu kegaduhan internal menjelang Musda.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo
Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI
Politik Dua Kaki PDIP Bikin PKB Gelisah, Pengamat: Gerus Posisi Tawar Koalisi
DPW PKB Banten Susun Kepengurusan DPC 2026-2031, Tekankan Keterwakilan Daerah
Dua DPC PPP Tuntaskan Muscab, DPW Papua Barat Daya Siap Perkuat Struktur Partai
Dari Pengabdian Menuju Kemenangan, PKB Lebak Siap Bergerak Lebih Solid dan Dekat dengan Rakyat
Adde Rosi Sebut Keterwakilan Perempuan di DPR Tak Cukup Angka, Perlu Posisi Strategis
Golkar: E-Voting Perlu Kajian Mendalam, Infrastruktur dan Regulasi Matang
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:18 WIB

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:02 WIB

Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:15 WIB

Politik Dua Kaki PDIP Bikin PKB Gelisah, Pengamat: Gerus Posisi Tawar Koalisi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:57 WIB

DPW PKB Banten Susun Kepengurusan DPC 2026-2031, Tekankan Keterwakilan Daerah

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:12 WIB

Dua DPC PPP Tuntaskan Muscab, DPW Papua Barat Daya Siap Perkuat Struktur Partai

Berita Terbaru

Sekjen Matahukum Mukshin Nasir

Hukum dan Kriminal

Kasus BTS 27 M, KPK Panggil Dito Kasus Haji, Matahukum: Jangan Lolos Lagi

Rabu, 1 Jul 2026 - 17:23 WIB