Krisis Internal Golkar: Posisi Bahlil Lahadalia Terancam, Bursa Ketum Makin Sengit

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 3 Agustus 2025 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kantor DPP Partai Golkar Selipi Jakaeta Barat.

i

Foto Kantor DPP Partai Golkar Selipi Jakaeta Barat.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Suhu politik di internal Partai Golkar kembali memanas. Isu pergeseran kepemimpinan di tubuh partai berlambang pohon beringin itu mulai menguat. Bahlil Lahadalia, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum, dikabarkan bakal dilengserkan melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang direncanakan digelar pada akhir tahun 2025 sebelum atau sesudah reshuffle kabinet yang juga santer dibicarakan.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa telah ada sinyal dari Istana mengenai restu pergantian pucuk pimpinan Golkar. Beberapa faksi internal partai disebut sudah bersiap menyambut pergantian tersebut.

Nama Nusron Wahid, Menteri Agraria dan Tata Ruang, mencuat sebagai kandidat terkuat pengganti Bahlil. Nusron dianggap sebagai figur yang memiliki kedekatan dengan Presiden Prabowo Subianto dan mampu menjembatani berbagai kepentingan di internal Golkar.

Tak hanya Nusron, Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital yang juga dikenal sebagai kader muda potensial Golkar, disebut-sebut turut masuk dalam bursa calon ketua umum. Meutya dikenal memiliki rekam jejak baik serta loyalitas tinggi terhadap partai.

Nama lain yang mulai ramai dibicarakan di lingkaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar adalah Maman Abdurrahman, Menteri UMKM. Meski pergerakannya terkesan senyap, pengaruh Maman di kalangan akar rumput dan elite muda partai dinilai cukup signifikan.

Berdasarkan informasi dari sumber internal yang enggan disebutkan namanya, situasi di dalam Golkar kini digambarkan seperti perang dingin. Antar-faksi saling serang, namun pergerakan dilakukan dalam senyap.

Intrik politik dan manuver internal semakin intens, seiring menguatnya dorongan untuk melakukan perubahan kepemimpinan.

Situasi ini mencerminkan ketegangan yang belum sepenuhnya mencuat ke permukaan, namun nyata terasa di ruang-ruang strategis partai.

Langkah untuk melengserkan Bahlil disebut-sebut tidak terlepas dari dinamika politik nasional, terutama hubungannya dengan Presiden Prabowo Subianto. Bahlil yang dikenal sebagai loyalis Presiden Joko Widodo dianggap mulai tidak sejalan dengan arah pemerintahan saat ini.

Sejumlah pengusaha yang selama ini menjadi pendukung kuat Bahlil pun dikabarkan mulai menarik diri secara perlahan. Mereka disebut memilih untuk menjaga jarak dan mengamankan posisi di tengah ketidakpastian politik.

Meski belum ada pernyataan resmi dari DPP Partai Golkar maupun dari Bahlil sendiri, eskalasi dinamika internal ini menunjukkan bahwa pergolakan di tubuh partai terus bergerak. Menjelang akhir tahun, publik tampaknya akan menyaksikan babak baru dalam perebutan kekuasaan di salah satu partai politik tertua dan paling berpengaruh di Indonesia.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo
Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI
Politik Dua Kaki PDIP Bikin PKB Gelisah, Pengamat: Gerus Posisi Tawar Koalisi
DPW PKB Banten Susun Kepengurusan DPC 2026-2031, Tekankan Keterwakilan Daerah
Dua DPC PPP Tuntaskan Muscab, DPW Papua Barat Daya Siap Perkuat Struktur Partai
Dari Pengabdian Menuju Kemenangan, PKB Lebak Siap Bergerak Lebih Solid dan Dekat dengan Rakyat
Adde Rosi Sebut Keterwakilan Perempuan di DPR Tak Cukup Angka, Perlu Posisi Strategis
Golkar: E-Voting Perlu Kajian Mendalam, Infrastruktur dan Regulasi Matang
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:18 WIB

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:02 WIB

Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:15 WIB

Politik Dua Kaki PDIP Bikin PKB Gelisah, Pengamat: Gerus Posisi Tawar Koalisi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:57 WIB

DPW PKB Banten Susun Kepengurusan DPC 2026-2031, Tekankan Keterwakilan Daerah

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:12 WIB

Dua DPC PPP Tuntaskan Muscab, DPW Papua Barat Daya Siap Perkuat Struktur Partai

Berita Terbaru

Sekjen Matahukum Mukshin Nasir

Hukum dan Kriminal

Kasus BTS 27 M, KPK Panggil Dito Kasus Haji, Matahukum: Jangan Lolos Lagi

Rabu, 1 Jul 2026 - 17:23 WIB