Golkar di Bawah Bahlil Lahadalia Diminta Waspadai Gerindra, Isu Munaslub Ramai di Internal

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 06:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (red).

i

Foto (red).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta — Isu panas berhembus di internal Partai Golkar terkait hubungan dengan Partai Gerindra. Sejumlah percakapan di grup WhatsApp internal menyebut bahwa Gerindra dianggap tengah berupaya melemahkan posisi Golkar demi keuntungan politik menjelang Pemilu 2029.

Salah satu anggota grup tersebut mempertanyakan rencana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar.

“Kapan rencana munaslub-nya, Bang? Apa Gerindra takut kalau nanti Golkar menang 2029?” tulisnya.

Sejumlah suara di internal menilai kekhawatiran ini wajar, mengingat pada 2029 Golkar berpotensi berhadapan dengan kekuatan gabungan Presiden Prabowo Subianto dan mantan Presiden Joko Widodo.

Golkar juga disebut masih memiliki pengaruh kuat dari Jokowi, terutama karena menjadi pengusung Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden terpilih.

Menurut sumber internal, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia dinilai memiliki kedekatan khusus dengan Jokowi. Bahkan, Bahlil pernah mengakui dalam pidato perdananya bahwa ia mendapat posisi tersebut berkat dukungan kekuasaan presiden ke-7.

“Yang mau jadi ketua umum harus dekat dengan kekuasaan. Awas hati-hati dengan raja Jawa ini,” ungkap Bahlil kala itu.

Sumber yang enggan disebutkan namanya menilai, jika Bahlil tetap memimpin, Golkar berisiko menjadi alat politik Jokowi. Isu ini disebut semakin santer dan memicu perlawanan dari kubu internal yang tak sejalan dengan kepemimpinan Bahlil.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat
Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon
48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot
TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI
Apresiasi Kemnaker, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Ingatkan Serapan Magang Masih 30 Persen
Yahya Zaini Pertanyakan Serapan Anggaran hingga Ribuan Temuan di Kementerian Kesehatan
FORMAPPI: UU P2SK Diduga Melemahkan Pemberantasan Korupsi
Golkar Sorong Selatan Siap Gelar Musda VI, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:36 WIB

48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot

Senin, 20 Juli 2026 - 20:04 WIB

TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI

Senin, 20 Juli 2026 - 19:30 WIB

Apresiasi Kemnaker, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Ingatkan Serapan Magang Masih 30 Persen

Berita Terbaru