Munaslub Golkar Ramai Dibicarakan, Desakan Pergantian Ketua Umum Menguat

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (red)

i

Foto (red)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta — Isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar terus mengguncang internal partai. Pembicaraan soal pergantian ketua umum kini ramai terdengar di berbagai lapisan, bahkan hingga warung kopi.

Seorang tokoh muda Golkar yang enggan disebut namanya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto berpotensi menyesal jika tetap mempertahankan Bahlil Lahadalia sebagai ketua umum. Menurutnya, Bahlil dinilai “bermain di dua kaki” secara politik.

“Jokowi pasti ingin mengamankan posisinya saat Prabowo dan Jokowi berpotensi berkompetisi di 2029. Kemungkinan Bahlil memasang dua kaki itu ada,” ujarnya.

Ia menambahkan, demi keselarasan dengan program pemerintahan Prabowo, Partai Golkar sebaiknya menunjukkan loyalitas penuh kepada presiden terpilih tersebut, bukan hanya dekat dengan wakil presiden.

Tokoh tersebut menilai bahwa sikap Bahlil yang terlalu dekat dengan kubu Presiden Jokowi dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka dapat mengurangi wibawa Golkar sebagai partai besar yang meraih suara kedua terbanyak pada Pemilu 2024.

“Internal Golkar harus segera merapatkan barisan agar partai tidak digiring terlalu dekat ke Jokowi. Marwah partai harus dijaga,” tegasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo
Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI
Politik Dua Kaki PDIP Bikin PKB Gelisah, Pengamat: Gerus Posisi Tawar Koalisi
DPW PKB Banten Susun Kepengurusan DPC 2026-2031, Tekankan Keterwakilan Daerah
Dua DPC PPP Tuntaskan Muscab, DPW Papua Barat Daya Siap Perkuat Struktur Partai
Dari Pengabdian Menuju Kemenangan, PKB Lebak Siap Bergerak Lebih Solid dan Dekat dengan Rakyat
Adde Rosi Sebut Keterwakilan Perempuan di DPR Tak Cukup Angka, Perlu Posisi Strategis
Golkar: E-Voting Perlu Kajian Mendalam, Infrastruktur dan Regulasi Matang
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:18 WIB

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:02 WIB

Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:15 WIB

Politik Dua Kaki PDIP Bikin PKB Gelisah, Pengamat: Gerus Posisi Tawar Koalisi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:57 WIB

DPW PKB Banten Susun Kepengurusan DPC 2026-2031, Tekankan Keterwakilan Daerah

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:12 WIB

Dua DPC PPP Tuntaskan Muscab, DPW Papua Barat Daya Siap Perkuat Struktur Partai

Berita Terbaru

Sekjen Matahukum Mukshin Nasir

Hukum dan Kriminal

Kasus BTS 27 M, KPK Panggil Dito Kasus Haji, Matahukum: Jangan Lolos Lagi

Rabu, 1 Jul 2026 - 17:23 WIB