Dukungan Menguat..! Tutut Soeharto Dinilai Berpeluang Satukan Faksi Golkar, Gantikan Bahlil

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto Kebersamaan Tutut Soeharto  saat bersama ayah Presiden Soeharto.

i

Keterangan Foto Kebersamaan Tutut Soeharto saat bersama ayah Presiden Soeharto.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Pengamat politik sekaligus penggiat lingkungan menilai Partai Golkar sudah saatnya kembali pada kejayaannya. Menurutnya, partai berlambang pohon beringin ini pernah mencapai masa emas saat dipimpin Presiden ke-2 RI Soeharto. Namun, belakangan tidak ada lagi tokoh dari keluarga Cendana yang menonjol di dalam Golkar.

Belakangan, sejumlah media menyebut nama Siti Hardijanti Rukmana Soeharto atau Tutut Soeharto, yang disebut-sebut didorong oleh beberapa kader Golkar untuk maju sebagai Ketua Umum. Kehadiran Tutut dinilai bisa membawa “angin segar” bagi Golkar, mengingat militansi pemilih era Soeharto yang diyakini masih kuat.

“Jika Mbak Tutut memimpin, seluruh gerbong di Golkar bisa disatukan. Kembalinya keluarga Cendana, khususnya Tutut, akan membangkitkan memori kejayaan Golkar seperti masa Orde Baru,” kata pengamat politik Agus.

Agus juga menyoroti kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Golkar yang dianggap kerap menuai kontroversi. Menurutnya, sejumlah kebijakan Bahlil, terutama terkait distribusi gas 3 kg yang membatasi pengecer, justru menyulitkan masyarakat. Kondisi ini membuat sebagian kader dan rakyat mendukung wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

“Bahlil dinilai belum mampu menjalin kedekatan politik yang solid dengan Presiden Prabowo. Jika kondisi ini terus berlangsung, Golkar bisa menghadapi tantangan serius pada Pemilu 2029,” tambahnya.

Wacana kembalinya Tutut Soeharto ke panggung politik Golkar dipandang sebagian pihak sebagai momentum penyatuan internal partai. Dukungan publik terhadap Munaslub pun disebut semakin menguat, terutama dari kalangan yang masih menaruh simpati kepada almarhum Presiden Soeharto.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo
Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI
Politik Dua Kaki PDIP Bikin PKB Gelisah, Pengamat: Gerus Posisi Tawar Koalisi
DPW PKB Banten Susun Kepengurusan DPC 2026-2031, Tekankan Keterwakilan Daerah
Dua DPC PPP Tuntaskan Muscab, DPW Papua Barat Daya Siap Perkuat Struktur Partai
Dari Pengabdian Menuju Kemenangan, PKB Lebak Siap Bergerak Lebih Solid dan Dekat dengan Rakyat
Adde Rosi Sebut Keterwakilan Perempuan di DPR Tak Cukup Angka, Perlu Posisi Strategis
Golkar: E-Voting Perlu Kajian Mendalam, Infrastruktur dan Regulasi Matang
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:18 WIB

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:02 WIB

Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:15 WIB

Politik Dua Kaki PDIP Bikin PKB Gelisah, Pengamat: Gerus Posisi Tawar Koalisi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:57 WIB

DPW PKB Banten Susun Kepengurusan DPC 2026-2031, Tekankan Keterwakilan Daerah

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:12 WIB

Dua DPC PPP Tuntaskan Muscab, DPW Papua Barat Daya Siap Perkuat Struktur Partai

Berita Terbaru